Jadwal Umroh Start Makassar 2015 Arminareka Perdana


Beribadah umroh semakin nyaman dengan penerbangan langsung dari Makassar langsung Jeddah bersama Garuda Indonesia. Berikut biaya & jadwal umroh Arminareka Perdana start Makassar


BIAYA UMROH SUDAH TERMASUK
  • Tiket PP Kelas Ekonomi Makassar - Jeddah
  • Makan 3 kali sehari dengan Menu Indonesia
  • Akomodasi Hotel Bintang 4 dekat dengan Masjid (100-350 m)
  • Ziarah Kota Makkah, Madinah dan Jeddah dengan transportasi Bus AC/TV/DVD/Toilet
  • Muthawwif/Tour Leader/Guide Berpengalaman dan Sabar
  • Perlengkapan Umroh seperti Travelling Bag, Buku Manasik, Bahan batik
  • Kain Ihrom + Ikat Pinggang (jamaah laki-laki)
  • Mukena dan Bergo (jamaah perempuan)
  • Asuransi Perjalanan dan Asuransi jiwa
  • Air Zam-zam @ 10 liter
  • Manasik Umroh
  • Visa Umroh
BIAYA UMROH TIDAK TERMASUK
  • Biaya Paspor
  • Suntik Maningitis
  • Biaya Handling
  • Surat Mahrom
  • Kursi Roda dan Asistensi
  • Kelebihan bagasi (overweight)
  • Pengeluaran pribadi seperti laundry, telepon, tips, dll
  • Tour-tour/ acara diluar program atas permintaan sendiri
PERSYARATAN UMROH
  • Mengisi Formulir Pendaftaran
  • Menyetor DP UMROH Rp 3.500.000,dan pelunasannya dibayar 1 bulan sebelum keberangkatan
  • Paspor (Asli & Fotokopi) yang masih berlaku min. 8 bulan saat keberangkatan dengan 3 kata seperti : Ahmad Kosim Madanih
  • Kartu Keluarga (Asli & Fotokopi) bagi suami istri dan keluarga
  • Surat Nikah (Asli & Fotokopi) bagi suami istri
  • Akta Kelahiran (Asli & Fotokopi) bagi yg membawa putra-putri
  • Kartu Kuning Vaksin Maningitis ICV (Asli)
  • Foto berwarna dengan latar belakang putih dan posisi kepala/muka 80%, tidak berkacamata, tidak menggunakan seragam dinas / emblem dalam bentuk apapun. Tidak diperkenankan memakai baju & jilbab warna hitam / putih. Bagi wanita diwajibkan berjilbab
    • Ukuran 4×6 = 5 lembar
    • Ukuran 3×4 = 5 lembar
  • BIAYA MAHROM : Bila yg berangkat tanpa didampingi suami/mahrom akan dikenakan biaya yaitu
    • Rp.350.000 bila usianya < 40 tahun
    • Rp. 150.000 bila usianya 40-44 tahun
    • GRATIS bila Usianya > 45
  • Jamaah yg berusia diatas 70 tahun wajib didampingi oleh keluarga
  • Dokumen diserahkan 30 hari sebelum keberangkatan
  • Program dapat berubah sejalan dengan situasi dan kondisi setempat serta tidak mengurangi nilai ibadah

PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl. Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964
Fax : 021.3984 2985
www.arminarekaperdana.com

Foto Jamaah Haji Plus Arminareka Perdana

http://arminarekajatim.blogspot.com/2013/10/foto-jamaah-haji-plus-arminareka-perdana.html

Foto - Foto Jamaah Haji Plus Arminareka Perdana. "Barang siapa mengerjakan haji semata-mata karena Allah, tidak berkata keji dan tidak berbuat jahat, maka ia pulang seperti bayi baru dilahirkan oleh ibunya.” (HR. Bukhari )"
 










































  Pendaftaran Online Haji Plus & Umroh

PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964 
Fax : 021.3984 2985
www.arminarekaperdana.com  

Foto Keberangkatan Jamaah Haji Plus 2014 Arminareka Perdana Di Bandara Juanda Surabaya

http://arminarekajatim.blogspot.com/2014/09/foto-keberangkatan-jamaah-haji-plus.html

Labbaik Allahumma Labbaik, Labbaik ka laa Syarii ka laka Labbaik, Innal Hamda, wan Nikmata, Laka wal Mulk, Laa Syariika laka. Alhamdulillah, Tahun 2014 Arminareka Perdana memberangkatkan 582 jamaah haji plus Paket Arbain dan Non Arbain.  
“Mengerjakan Haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah SWT, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah, Barangsiapa mengingkari (kewajiban Haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam” (QS. Ali Imran: 97)

"Barang siapa mengerjakan haji semata-mata karena Allah, tidak berkata keji dan tidak berbuat jahat, maka ia pulang seperti bayi baru dilahirkan oleh ibunya.” (HR. Bukhari )"

Berikut Liputan Keberangkatan Jamaah Haji Plus 2014 Arminareka Perdana Di Bandara Juanda Surabaya. Selamat menunaikan ibadah haji. Semoga Menjadi Haji Mabrur, Sehat dan lancar dalam menunaikan ibadah Haji serta selamat kembali pulang ke Tanah Air. Aamiin






Perlengkapan Koper Jamaah Haji Plus


PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964

Setelah Nabung Puluhan Tahun, Loper Koran ini Akhirnya Bisa Naik Haji

http://arminarekajatim.blogspot.com/2014/09/setelah-nabung-puluhan-tahun-loper.html

Sadino, seorang kakek yang tinggal di Jalan Gelatik 12, RT 05 RW 01, Pulo Jaya, Kelurahan/Kecamatan Beji, Depok akhirnya bisa naik haji tahun ini. Dengan tekad, niat, dan semangat beribadah, Sadino yang hanya berprofesi sebagai loper koran, berhasil mewujudkan mimpinya berangkat haji pada tahun ini.

Sebelum menjadi loper koran, Sadino sempat bekerja di PLN sebagai petugas jaga gardu di Cawang, Jakarta, hingga pensiun. Setelah itu, ia pun tidak malu saat ditawari teman untuk menjadi loper koran. “Saya jaga gardu jaga diesel PLN di Jakarta. Maklum, saya hanya lulusan ijazah SD. Kemudian jadi loper koran berkeliling Jakarta sampai 10 kilometer. Dulu saya tinggal di Menteng Sawah,” ungkapnya, di Depok, Senin (1/9/2014).

Beberapa tahun menjelang pensiun, tepatnya pada 1985, Sadino sudah menjadi loper koran. Bahkan sampai saat ini ia masih menjadi seorang loper koran di wilayah Depok. “Masih loper koran, dulu rumah di Jakarta sempat kena gusur, lalu saya belikan rumah di Depok tahun 1991, masih murah di sini,” katanya.

Sadino menabung satu persen dari setiap gaji yang diterimanya dari menjadi loper koran plus bonusnya. Total yang ia dapat setiap bulan yakni sebesar Rp1,2 juta setiap bulan. Ia pun masih memperoleh dana pensiun setiap bulan.

“Lalu kalau kesehatan masih dijamin oleh PLN, masuk RS jatah kelas III. Nabung naik haji, semenjak kerja di PLN nabung, sisihkan 10 persen, niatnya untuk dana tak terduga, lalu bayar pertama kali untuk haji setor Rp25 juta, tabungan saya sudah ada. Disetor ke kementerian agama. Sisanya ditabung tiap bulan sampai Rp40 juta,” kata pria yang lahir tahun 30 April 1942 ini.

Sadino adalah sosok yang sederhana. Ia mengaku tak pernah menggunakan sepeda motor ataupun mobil, bahkan tak menggunakan telepon genggam.

Istri Sadino sudah meninggal dunia sejak 2005. Sadino kini tinggal dengan seorang anaknya yang masih hidup dari tiga bersaudara, serta tiga cucu. “Saya ini orang jadul, naik sepeda ke mana-mana, HP saja belum punya. Pernah punya HP, tapi pernah pulsanya kesedot sebelum dipakai, malah jadi boros,” ungkapnya.

Ia berharap setelah pulang berhaji dapat menjadi haji yang mabrur. “Mudah-mudahan saya haji mabrur, dan mudah-mudahan pulang dari sana bisa menolong orang yang perlu ditolong. Berat ya berat, kalau niat, niatnya dibuktikan,” tegasnya.

Sadino tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Habib Idrus Algadri di Pancoranmas, Depok. Menurut Idrus, Sadino masuk kloter pertama yang akan berangkat dari Depok pada 10 September 2014.

“Pak Sadino masa tunggunya empat tahun, berangkat 10 September, kloter 26 JKS, Jakarta Saudi. Dulu ada juga jamaah saya tukang dodol bisa naik haji, sampai sekarang pun masih keliling jualan dodol. Ini yang unik, ada orang hartanya kaya tapi susah berangkat,” tutup Idrus.

Sumber: http://www.dakwatuna.com