Tampilkan postingan dengan label Setoran Awal Haji. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Setoran Awal Haji. Tampilkan semua postingan

Tren Setoran Uang Muka Haji Turun


JPNN, Selasa, 24 September 2013 - Kementerian Agama (Kemenag) bersama Komisi VIII DPR kemarin menggelar rapat pembahasa anggaran 2014. Diantaranya adalah anggaraan bidang haji. Kemenag mencatat bahwa setiap tahun tabungan uang muka BPIH (biaya penyelenggaraan ibadah haji) mengalami tren penurunan.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kemenag Anggito Abimanyu memaparkan bahwa pada 2011 anggaran BPIH yang disetor dari masyarakat mencapai Rp 7,387 triliun. Kemudian pada 2012 naik tajam menjadi Rp 8,701 triliun. Tahun ini proyeksi anggaran BPIH turun menjadi Rp 8,317 triliun dan tahun depan diperkirakan Rp 8,123 triliun.

"Kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan haji. Karena melibatkan anggaran dari masyarakat," katanya. Kemenag belum bisa memastikan penyebab penurunan jumlah setoran dana haji tersebut. Sementara ini muncul dugaan bahwa penurunan ini disebabkan Kemenag menaikkan nominal setoran awal dari Rp 25 juta menjadi Rp 30 juta per orang.

Menurut Anggito penganggaran bidang haji ini unik, karena lebih banyak menggunakan uang dari masyarakat. "Sehingga pertanggungjawabannya juga berbeda dengan penggunaan uang APBN. Pertanggungannya lebih transparan untuk masyarakat," tandasnya.

Anggito juga memaparkan penggunaan uang APBN untuk urusan haji yang jumlahnya mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Pada 2011 uang APBN bidang haji sebesar Rp 365 miliar. Kemudian berturut-turut naik pada 2012 (Rp 476 miliar), 2013 (Rp 563 miliar), dan 2014 (Rp 764 miliar).

Dengan peningkatan suntikan dana dari APBN tersebut, Anggito bertekan terus menaikkan kualitas pelayanan haji. Diantarannya adalah mendapatkan laporan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) wajar tanpa pengecualian (WTP). Selain itu juga mendapatkan hasil survei kepuasan haji dari Badan Pusat Statistik (BPS) dengan nilai 85 persen.

Anggito juga menyampaikan rencana perombakan jajaraannya. Dia mengajukan rencana pembentukan struktur Ditjen PHU Kemenag yang lebih gendut. Anggito mengusulkan Direktorat Pelayanan Haji (Diryanhaj) dipecah menjadi Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri dan Direktorat Pelayanan Haji Luar Negeri. Meskipun struturnya bengkat, Anggito menjamin alokasi anggaraannya tetap Rp 270,919 miliar.


PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964 
Fax : 021.3984 2985
www.arminarekaperdana.com  

Setoran Awal Haji Reguler Naik Antara Rp 30 juta Sampai Rp 32.5 juta


Jawapos, Kamis, 18 Oktober 2012, Hal 16, JakartaSetoran awal ibadah haji mulai musim 2013 bakal naik. Kementrian Agama (Kemenag) memang belum menetapkan angka pasti. Namun, angkanya sekitar Rp 30 juta hingga Rp 32.5 juta. Kebijakan itu diberlakukan mulai 1 Januari 2013.

Sejak 2010 setoran awal haji adalah Rp 25 juta. Bila sudah memenuhi pembayaran tersebut, barulah seseorang mendapatkan nomor antrean. Sebelum itu, tepatnya pada 2004, setoran awal haji sebesar Rp 20 juta.

“Menaikkan setoran awal ini tidak perlu persetujuan DPR. Karena ini hak pemerintah,” kata Menteri Agama Suryadharma Ali. Menurut dia, manfaat kebijakan menaikkan  setoran awal haji itu banyak. Salah satunya adalah memperpendek antrean haji.

Menteri yang akrab disapa SDA tersebut mengungkapkan, dengan semakin meningkatnya perekonomian masyarakat Indonesia, setoran awal haji Rp 25 juta per orang sudah bukan lagi angka yang besar. “Buktinya antrean haji semakin lama semakin panjang. Sekarang rata-rata antara 15 tahun sampai 17 tahun,” ujarnya. (Baca : Provinsi Dengan Antrean Haji Reguler Lebih Dari 10 Tahun)

Manfaat lainnya adalah pemberian subsidi untuk calon jamaah haji (CJH), SDA mengatakan, ketika setoran awal haji dipatok Rp 25 juta, subsidi dari bunga haji yang diberikan lebih kurang Rp 8.4 juta per jamaah. Subsidi itu terwujud, antara lain, penggratisan biaya pengurusan paspor dan katering selama di Arab Saudi. (Baca : Bunga Simpanan Dana Setoran Awal Haji Reguler Terpakai Rp 1.7 Triliun)

Kenaikan  setoran awal haji tersebut juga bertujuan mengurangi potensi CJH gagal berangkat gara – gara tidak memiliki uang saat pelunasan BPIH (Biaya Perjalanan Ibadah Haji). Dengan kenaikan  setoran awal haji, beban masyarakat saat masa pelunasan tidak terlalu besar. “Jangan salah loh, ada jamaah haji gagal berangkat atau menunda keberangkatannya karena tidak memiliki uang yang cukup saat pelunasan,” ungkap SDA
Menyambut musim haji mendatang, Kemenag me-warning pihak bank untuk menghentikan praktik pemberian dana talangan haji. SDA akan menghentikan kerja sama dengan bank yang nekat memberikan dana talangan haji. “Pemberian dana talangan ini secara hukum tidak salah, tetapi secara fikih haji tidak benar, tuturnya
Mantan Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama (NU) Hasyim Muzadi yang menjadi naib amirulhaj mengatakan, berhaji itu memiliki kaidah kecukupan. Tidak perlu berutang untuk berhaji. Kalau perlu beresin utang-utang dulu, baru berhaji,” tandasnya

Hasyim Muzadi menegaskan, tidak perlu ada fatwa untuk melarang bank menyalurkan dana talangan haji. Sebaiknya, dia meminta Kemenag mengeluarkan peraturan supaya bank tidak memberikan dana talangan haji dalam bentuk apa pun.

Berdasarkan sejumlah laporan, banyak CJH yang sudah bisa memiliki nomor porsi dengan modal hanya Rp 10 juta, sisanya Rp 15 juta ditalangi bank. Dana talangan yang berbunga itu kemudian wajib dilunasi jamaah dengan cara mengangsur.

Cara Mudah & Cepat Menunaikan Ibadah Haji dan Umrah Tanpa Kendala Biaya


Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990 
Izin Umroh D/142 th 2009 & Izin Haji Plus D/80 th 2009 
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur 
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya 
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345

Kantor Pusat 
PT ARMINAREKA PERDANA 
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp : 021.3984 2982 , 3984 2964
Fax : 021.3984 2985