Tampilkan postingan dengan label Hatim bin Hasan Qadi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hatim bin Hasan Qadi. Tampilkan semua postingan

Manula dan Berkursi Roda Boleh Berangkat Haji


Jawapos, Jum’at 28 Juni 2013, Hal 1 - Pemerintah Indonesia kembali mengubah kriteria calon jamaah haji (CJH) menyusul pemangkasan kuota haji 2013 oleh Pemerintah Arab Saudi. CJH usia lanjut dan CJH yang memerlukan bantuan alat, baik tongkat maupun kursi roda, bisa sedikit lega. Dua kriteria pemangkasan tersebut dibatalkan karena Saudi telah menyediakan fasilitas tawaf bagi mereka.

Pemerintah Arab Saudi telah membuat fasilitas tawaf khusus lansia dan pengguna kursi roda. Walaupun sifatnya darurat, bisa digunakan," kata Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) di gedung VIP Terminal 1, Bandara Soekarno Hatta Jakarta Kamis kemarin 27 Juni 2013

Menurut dia, fasilitas tersebut sangat membantu para CJH usia lanjut maupun CJH yang menggunakan tongkat atau kursi roda. Sebab, fasilitas itu mempermudah mereka dalam mengitari Kakbah untuk melakukan tawaf. Selain itu, tempatnya terpisah dari tempat tawaf jamaah haji yang biasa

Fasilitas tersebut bersifat knockdown dan dapat digunakan 7.000 jamaah per jam untuk tawaf,"jelasnya

Awalnya pemerintah Indonesia memang melarang CJH usia lanjut dan CJH pengguna tongkat atau kursi roda untuk diberangkatkan ke Tanah Suci tahun ini. Hal tersebut dilakukan atas pertimbangan keamanan karena kondisi Masjidil Haram yang saat ini kurang memungkinkan.(Baca : Jamaah Lansia Diimbau Tidak Berhaji Tahun Ini, Tidak Ada Lagi Fasilitas Kursi Roda Dan Jamaah Haji Lebih Dari Jamaah Haji Lebih Dari 75 Tahun Dicoret, Kemenag Rombak Total Kuota 2013, Pengurangan Kuota Untuk Kenyamanan Jamaah)

Namun, setelah mendapat penjelasan dari ad interim Menteri Haji Arab Saudi Abdul Aziz bin Muhiddin Khoja dan Wakil Menteri Haji Hatim bin Hasan Qadi, Kemenag mulai yakin bahwa CJH usia lanjut dan CJH kursi roda dapat diberangkatkan.

Untuk CJH yang telah berhaji, larangan tersebut tetap diberlakukan sampai keadaan lingkungan Masjidil Haram kembali pulih. Selain itu, pemangkasan kuota haji akan didasarkan pada nomor urut CJH.

Misalkan, pada tahun ini 194.000 CJH yang akan berangkat. Maka nomor urut 1-194.000 yang dapat dipastikan berangkat. Nomor urut 195.000 ke atas diberangkatkan tahun depan dengan prioritas nomor urut 1. Begitu seterusnya hingga keadaan kembali seperti semula

Untuk pengumumannya, SDA belum dapat memastikannya. Yang jelas, nanti yang mengumumkannya siapa saya yang kena pangkas atau yang jadi berangkat adalah kanwil yang di daerah,"ungkapnya

SDA berkunjung ke Arab Saudi sejak Minggu 23 Juni 2013 lalu untuk menyampaikan surat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait keberatan Indonesia atas pemotongan kuota haji 2013 sebesar 20 persen dari kuota dasar 211.000. Setibanya di Indonesia, SDA langsung menjelaskan hasil kunjungan kerjanya tersebut

Selain adanya fasilitas tersebut, SDA menjelaskan renovasi yang dilakukan Saudi. "Menurut pemahaman saya, Masjidil Haram ini bukan sekadar direnovasi, tapi dirobohkan dan dibangun ulang," ujarnya

Karena itu, lanjutnya, tidak cukup waktu beberapa bulan saja untuk penyelesaiannya. Pembangunan tersebut dibagi menjadi tiga gelombang. Setiap gelombang diperkirakan memakan waktu satu tahun

Bukan mendahului, tapi pemotongan tersebut bisa jadi selama empat tahun kedepan. Pemerintah Saudi memang berjanji menyelesaikan pembangunan tersebut pada 2016. Tapi, entah sebelum atau sesudah bulan haji. Jadi, kita jaga - jaga saja," ungkapnya

Bahkan, menurut dia, setelah pembangunan Masjidil Haram selesai, pembangunan selanjutnya dilakukan di Mina dan beberapa lokasi lain.

Mengenai kergugian akibat pemotongan kuota, SDA mengemukakan bahwa sangat mungkin pihak Saudi akan mengembalikan kerugian tersebut. Hal itu sebagai konsekuensi atas ketidaksesuaian Saudi terhadap kontrak yang ditanda tangani bersama Pemerintah Indonesia pada Fenruari 2013.

"Pemerintah Arab Saudi memberikan sinyal akan mengembalikan beban kerugian yang kita derita akibat pemberitahuan pemotongan kuota yang sangat mendadak, " ungkapnya.



PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345

KANTOR PUSAT
PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp : 021.3984 2982 , 3984 2964
Fax : 021.3984 2985   

Potong Kuota Haji 20 Persen Hingga 2016, Pemerintah Minta Kuota Haji 2017 Naik 160 Persen


Jawapos, Kamis 27 Juni 2013, Hal 1 - Menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci tidak hanya membutuhkan biaya besar, namun juga kesabaran jauh lebih besar. Belum tuntas mengatasi masalah pemotongan jatah hingga 20 persen, kabar lebih buruk datang lagi dari Arab Saudi kemarin (26 Juni 2013)

Kerajaan Arab Saudi akhirnya memastikan bahwa renovasi Masjidil Haram berjalan secara besar-besaran hingga 2016. Akibatnya, pemangkasan kuota haji sebesar 20 persen kepada semua negara yang mengirim calon jamaah haji (CJH), termasuk Indonesia, juga diterapkan hingga 2016. Keputusan itu tentu saja membuat masa tunggu CJH, yang kini sudah mencapai tujuh tahun akan semakin lama

Perkembangan masa renovasi Masjidil Haram tersebut dipaparkan Wakil Menteri Haji Kerajaan Arab Saudi Hatim bin Hasan Qadi setelah menemui rombongan Menteri Agama Suryadharma Ali di Makkah. Hatim mengatakan konsekuensi pemotongan kuota itu tidak bisa dihindari hingga renovasi rampung. "Tetapi setelah selesai renovasi Masjidil Haram, situasi kembali normal, bahkan kapasitas lebih luas," katanya dalam laporan tim Kemenag yang ikut rombongan. Meskipun begitu, belum ada gambaran baru CJH untuk 2017.

Selain memaparkan urusan program renovasi tadi, Hatim menyatakan, usul dispensasi pemangkasan kuota haji Indonesia dari 20 persen menjadi 10 persen resmi ditolak. Sementara itu, untuk kompensasi kerugian pemerintah Indonesia sebesar Rp 800 miliar akibat pemangkasan kuota tersebut, Kerajaan Arab Saudi belum menentukan sikap, "Masih harus kami bicarakan diinternal pemerintah (Arab Saudi) dulu," kata dia

Menag Suryadharma mengatakan, pemerintah Indonesia saat ini tidak terlalu mengharapkan kuota tadi," Sebab sikap Arab Saudi sudah tegas," ujarnya. Sebagai gantinya jelas dia, pemerintah mendesak pihak Saudi memberikan kompensasi kerugian Indonesia. "Potensial loss muncul mulai sewa pemondokan, tiket penerbangan, katering dan sebagainya,"ujar dia

Selanjutnya, menteri yang akrab disapa SDA itu juga meminta penambahan kuota haji yang sangat besar untuk musim haji 2017. Sementara ini pemerintah meminta kuota haji Indonesia periode 2017 naik dari 221.000 jamaah menjadi 370.000 jamaah atau meningkat 160 persen. Penambahan kuota itu dipakai untuk mengganti memberangkatkan CJH yang terpangkas periode 2013 sampai 2016

Sekjen Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (AMPHURI) Artha Hanif yang ikut ke Saudi memberikan masukan kepada pemerintah. Dia mengatakan, dengan posisi pengurangan kuota hingga 2016, sebaiknya pemerintah untuk sementara menutup pendaftaran haji. "Kalau tidak direm sementara, antrean tambah panjang dan merugikan jamaah haji," tuturnya

Artha menerangkan, Kemenag memiliki otoritas untuk menghentikan pendaftaran CJH. Seandainya keputusan itu dijalankan, masyarakat tidak akan melakukan komplain karena memang kondisi Masjidil Haram tidak memungkinkan saat ini

Menanggapi permintaan pemerintah Indonesia, Menteri Penerangan Kerajaan Arab Saudi Abdul Aziz bin Muhiddin Khoja menegaskan janjinya untuk menambah kuota haji Indonesia. Penambahan itu baru akan terwujud pada 2017, setelah perluasan Masjidil Haram tuntas. Pemerintah Indonesia bisa melihat sendiri bagaimana perluasan Masjidil Haram berlangsung yang mengakibatkan jumlah jamaah tawaf lebih sedikit," tutur Aziz

Secara normal, Aziz menjelaskan, jumlah jamaah yang tawaf bisa mencapai 48.000 per jam untuk di lantai 1 Masjidil Haram. Namun, proyek yang memakan tempat di sisi utara, barat laut dan timur laut Kakbah itu membuat lintasan tawaf sempit

Saat ini jamaah tawaf per jam hanya 22.000 orang. Bila proyek renovasi selesai pada 2017, Aziz berjanji jamaah yang tawaf di lantai 1 saja bisa 105.000 orang. Saat itu baru kami penuhi (penambahan) kuota kuota haji yang telah dipotong sebelumnya," ujar Aziz

Sementara itu, anggota Komisi VIII (Bidang Keagamaan) DPR Raihan Iskandar mengatakan, jamaah haji yang menjadi korban pemangkasan kuota tidak perlu gelisah. Sebab, jika dipaksakan berangkat, mereka justru bisa menuai dampak negatif. Khususnya calon jamaah yang menggunakan kursi roda atau tongkat alat bantu berjalan." tuturnya.



PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345

KANTOR PUSAT
PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp : 021.3984 2982 , 3984 2964
Fax : 021.3984 2985