Tampilkan postingan dengan label Haji Reguler. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Haji Reguler. Tampilkan semua postingan

Dian Rizki Jamaah Haji Termuda 2013


Sebanyak 471 calon jamaah haji asal kabupaten deli serdang Sumatera Utara berangkat ke tanah suci. Dalam rombongan calon jamaah haji, ada jamaah termuda bernama Dian Rizki Aulia Binti Irfan Lubis 21 Tahun. Warga lubuk pakam diberangkatkan haji oleh orang tuanya. meskipun berangkat tanpa kawalan orang tuanya, Dian Rizky Aulia nampak Senang karena bisa menunaikan haji di usia muda. Semoga menjadi haji Mabrur. Aamiin. Sumber: www.metrotvnews.com, Selasa, 17 September 2013

AULIANUR CALON JAMAAH HAJI TERMUDA DARI ACEH

Aulianur Rachman Bin H M Nurdin merupakan calon jamaah haji termuda asal Aceh yang berangkat pada musim haji 1434 Hijriah, kata Humas Panitia Pembantu Penyelenggara Ibadah Haji (PPPIH) Embarkasi Banda Aceh Akhyar, Rabu.

"Calon jamaah haji asal Aceh paling muda berumur 18 tahun dari Kota Lhokseumawe," katanya di Banda Aceh. Ia mengatakan calon haji termuda dengan nomor manifes 161 tersebut akan berangkat ke Tanah Suci Mekkah melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar sekitar pukul 08.40 WIB, Kamis.

Disebutkannya, total calon haji yang angkat berangkat berjumlah 438 orang termasuk dua orang mutasi masuk dan empat orang dari total 440 CJH ditunda berangkat karena sakit.bSementara itu, Aulianur Rachman calon haji termuda asal provinsi ujung paling barat Indonesia itu mengaku sangat senang akan kesempatan bisa melaksanakan ibadah haji pada usia muda.

"Alhamdulillah saya bisa berangkat ke Tanah Suci bersama keluarga untuk melaksanakan ibadah haji pada musim haji 2013," katanya sebelum bertolak dari Aceh ke Arab Saudi. Dijelaskannya, ia merupakan calon jamaah haji asal Kota Lhokseumawe yang tergabung dalam kelompok terbang empat Embarkasi Banda Aceh. Ia berkeinginan besar agar bisa melaksanakan berbagai ibadah haji dengan sempurna saat berada di Tanah Suci.

"Saya ingin mendoakan agar terus bisa beribadah dengan baik sekembali ke Tanah Air dan untuk kedua orang tua," katanya dengan nada haru. Aulianur merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam Banda Aceh semester awal yang ikut melaksanakan rukun Islam ke lima bersama orang tua dan 3.147 orang calon jamaah yang berangkat dari Tanoh Rencong tersebut . Sumber: www.infohaji.antaranews.com, Rabu, 02 Oktober 2013

ANGSUR ONH SEJAK USIA 12 TAHUN, MOHAMAD MUSEYYIN CALON JAMAAH HAJI TERMUDA DARI JEMBER

Calon haji paling muda asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, tahun ini tercatat berusia 21 tahun. Menurut Rosadi Badar, Kepala Kantor Kementerian Agama Jember, calon haji termuda itu bernama Mohamad Museyyin bin Mohammad Ali.

Dia berasal dari Dusun Tegal Batu, Desa Suko Jember, Kecamatan Jelbuk. "Dia mengangsur ONH (ongkos naik haji)  sejak umur 12 tahun. Pekerjaannya petani. Ia pergi haji bersama orang tuanya," kata Rosadi di sela rapat persiapan pemberangkatan haji, Jumat siang, 4 Oktober 2013.

Sedangkan calon haji paling tua, kata Rosadi, adalah Ny Markana binti Mattawi, asal Dusun Darungan, Desa Karanghardjo, Kecamatan Silo. Ny Markana tercatat lahir pada 2 Juni 1923. "Sampai saat pemeriksaan terakhir ini, kondisi kesehatannya baik," kata dia.

Kepala Seksi Haji Kantor Kementerian Agama Jember, Muhammad Muslich, menambahkan dari 2.095 calon haji asal Jember tahun ini, sebanyak 659 orang berusia antara 40-49 tahun atau 31 persen,  617 orang berusia 50-59 tahun (29 persen), 309 orang berumur 30 - 39 tahun (16 persen),  301 orang berumur 60 - 69 tahun dan 114 orang antara 20-29 tahun. "Empat persen atau 92 orang calon haji berusia di atas 70 tahun," kata dia.

Muslich menambahkan, pekerjaan calon haji terbanyak  adalah petani, yakni 837 orang atau 40 persen. Setelah itu, kata dia, 24 persen atau 502 pegawai swasta dan 293 orang  ibu rumah tangga. Adapun pegawai negeri sipil jumlahnya hanya 178 orang atau 8,5 persen. "Sisanya pedagang, pelajar pensiunan, pegawai BUMN dan TNI/Polri," kata dia.

Menurut Muslich, calon haji asal Jember tahun ini sebenarnya ada 2.092 orang, ditambah tiga orang Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Jemaah haji Jember diberangkatkan dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni 59, 60, 61, 62 dan kloter 63. "Akan diberangkatkan mulai Minggu besok lusa menuju asrama haji di Surabaya," katanya. Sumber: www.tempo.co, Jum'at, 4 Oktober 2013

KEVIN NARADIAN CALON JAMAAH HAJI TERMUDA PALEMBANG

Kevin Naradian (18) pelajar kelas III IPA SMA Negeri 4 Baturaja menjadi calon jemaah haji (CJH) termuda di kloter 1 embarkasi Palembang. Bersama Papanya Yulizar Yacob, Mamanya Rahmawaty dan kakak perempuannya Karina Natasha. Kevin dan keluarganya tiba di Asrama Haji dengan wajah sumringah.

"Deg-degan juga nih, apalagi rata-rata jamaah lainnya sudah usia lanjut semua," ujar Kevin yang menggunakan kawat gigi ini. Dikatakan Kevin kalau keinginannya naik haji muncul saat kedua orangtuanya ingin mendaftar haji pada 2009 silam, padahal saat itu Kevin masih duduk dibangku kelas 2 SMP. "Aku nggak nyangka juga bisa diajak Papa dan Mama ikut berangkat haji, sungguh anugerah yang bener-bener indah," ucapnya.

Meskipun sedikit tegang, Kevin tetap semangat membantu Papanya yang membagikan gelang kepada jamaah lainnya. "Kebetulan Papa jadi ketua regu di rombongan VI," ujar Kevin yang mendaftar dari KBIH Kabah Palembang ini. Alhamdulilah selama ikut manasik lebih kurang sudah mengetahui rangkaian ibadah haji, dan juga Kevin sering searching di internet untuk menambah pengetahuannya mengenai haji.

Papa Kevin bekerja di Dinas PU OKU dan mamanya seorang ibu rumah tangga. "Mudah-mudahan nanti bisa mengikuti semua rangkaian ibadah haji dengan baik," tutur Kevin yang membawa misi doanya dan doa teman-teman sekolahnya agar lulus 100 persen pada Ujian Nasional tahun depan.

Kevin yang bercita-cita ingin jadi pengacara ternama ini harus izin sekolah selama lebih kurang 40 hari. "Teman-teman sekolah, guru-guru turut mendoakan juga, mudah-mudahan kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur," harap Kevin. Sumber: www.sumsel.tribunnews.com, Selasa, 17 September 2013

PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964 
Fax : 021.3984 2985
www.arminarekaperdana.com   

Atha Thariq Bastari Pendaftar Haji Termuda Kota Pariaman


Pariaman_Humas, Sepanjang tahun 2012, sebanyak 304 orang telah mendaftar menjadi Jemaah Calon haji di siskoha Kemenag Kota Pariaman, angka ini meningkat dari pendaftar di tahun sebelumnya yang berjumlah 294 tahun, dari jumlah tersebut, tercatat nama Atha Thariq Bastari sebagai pendaftar termuda yang baru berumur 7 tahun.

Ayah Thariq, Ut Hidayat Bastari menuturkan, “sengaja kita daftarkan dari dini anak kami ini, karena mengingkat waitinglist JCH Kota Pariaman hingga Tahun 2024, sehingga dapat diprediksi, anak kami ketika berangkat nantinya telah berumur 19 Tahun, usianya sudah matang dan cukup untuk menunaikan ibadah haji” tutur sang ayah ketika mendaftar ia dan keluarganya di siskohaj Kemenag Kota Pariaman

Menurut Kasi Urais dan Penyelenggara Haji Kemenag Kota Pariaman, Drs. firtrison Effendi,”jauhnya Waiting linst JCH yang hingga 2024, menyebabkan banyak Pendaftar Haji di Kota Pariaman dari kalangan usia Muda, namun kami sangat mengapresisi orang tua Thariq yang telah memikirkan masa depan agama anaknya dengan mendaftarkan haji sejak dini, semoga keinginan Thariq dan orang tuanya berangkat ke tanah suci dan menunaikan ibdah Haji bersama dapat terwujud”, harapan pak kasi itu. Sumber :  www. sumbar.kemenag.go.id, Jumat, 28 Desember 2012


PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964 
Fax : 021.3984 2985
www.arminarekaperdana.com    

Daftar Tunggu Haji Tembus 2,8 Juta Jamaah & Dana Haji Sudah Lebih Dari Rp 50 Triliun


Dana haji yang terkumpul melalui setoran awal calon jamaah terus menggelembung. Perkiraan saat ini dana yang terkumpul lebih dari Rp 50 triliun. Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Itjen Kemenag) ikut turun mengawasi penggunaan uang masyarakat itu.

Irjen Kemenag M. Jasin menuturkan pengelolaan penggunaan dana haji harus terjamin akuntabilitas dan transparansinya. "Apalagi saat ini Kemenag menjelankan reformasi birokrasi," katanya saat dihubungi kemarin. Dia mengatakan jumlah dana haji terus menggelembung, karena tren pendaftar baru semakin meningkat.

"Perkiraan saya jumlahnya sudah lebih dari Rp 50 triliun," ujar mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu. Dana itu perlu diawasi, karena penggunaannya setiap tahun hanya sedikit. Diperkirakan dana yang terpakai untuk membayai penyelenggaraan haji setiap tahunnya sekitar Rp 3 triliun saja. Dengan kondisi ini, perputaran antara uang masuk dengan keluar sangat tidak sebanding. Sehingga jika tidak diawasi, bisa menimbulkan potensi penyimpangan pengelolaan dana haji.

Jasin menyambut baik rencana tim Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag yang membuat sistem transparansi pengelolaan dana haji melalui virtual account. Melalui sistem ini, masing-masing calon jamaah haji dapat mengetahui simpanan pokok mereka beserta bunganya selama mengendap hingga pemberangkatan.

Dia juga meminta seluruh elemen masyarakat ikut mengawasi penggunaan dana haji. Jasin memiliki prinsip, semakin banyak pihak yang menyoroti atau mengawasi pengelolaan dana haji ini maka potensi penyimpangannya semakin kecil.

Data terkini di Sistem Komputerisasi Haji Terpadi (Siskohat) Kemenag menyebutkan saat ini ada 2.288.189 calon jamaah haji reguler yang sudah membayar uang muka berhaji. Dengan rencana pemberangkatan jamaah haji reguler tahun sejumlah 155.200, berarti saat ini ada 2.732.989 calon jamaah masuk daftar tunggu atau waiting list.

Selain urusan anggaran atau dana haji ini, Jasin juga mempersiapkan tim untuk melakukan pengecekan layanan haji 2013. Tim ini akan langsung diturunkan ke Arab Saudi mendampingi jamaah. Diantara yang bakal dilakukan pemantauan adalah urusan katering, transportasi, pemondokan, dan seluruh layanan di Armina (Arafah dan Mina). Dia berharap tim teknis pelayanan haji bisa mempertahankan kualitas memuaskan seperti tahun lalu. (wan). Sumber: JPNN, Senin, 26 Agustus 2013



PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964
Fax: 021.3984 2985 
www.arminarekaperdana.com

Kisah Royan Bersaudara dan Warisan Terindah Berhaji dari Bapak

Mata Royan Novi Amar (28) menerawang mengenang petuah ayahanda, H Djabir, yang ingin memberangkatkan putra putrinya ke Tanah Suci. Impian mendiang sang ayah kini menjadi nyata.

Royan bersama dua adiknya, Dwi Agustina Royani (26) serta Fajar Royan Santoso (23) akan meninggalkan Tanah Air menuju Arab Saudi pada Selasa 17 September 2013. Ketiganya berasal dari Kebumen, Jawa Tengah, dan tergabung dalam embarkasi Solo (S0C) kelompok terbang 20. Adik Royan, Fajar, bahkan menjadi calon jamaah haji termuda dari kloter 20 embarkasi Solo.

"Orang biasanya mendapat warisan tanah, harta benda, tetapi Bapak memberikan kami jalan untuk kebaikan. Bapak sebelum meninggal dunia tahun 2010, ingin kami menjadi tamu Allah SWT. Ini warisan spesial dari Bapak, Insya Allah," ungkap ayah 1 anak ini di Asrama Haji Donohudan Solo Jawa Tengah, Senin (16/9/2013).

Royan bercerita orang tuanya memberikan 'modal' untuk mendaftarkan mereka berhaji. Modal itu diperoleh sang ayah dari hasil jerih payah selama menjadi Ketua Kloter Haji pada tahun 2008.

"Itu upah dari Kementerian Agama. Kami daftar berhaji Januari 2010 dalam bentuk tabungan haji. Masing-masing diberi Rp 5 juta dan Desember 2010 Bapak tiada. Beliau tidak bisa melihat kebahagiaan ini," ujar Royan dengan suara tercekat menahan haru.
Selanjutnya, kata Royan, orang tuanya lah yang mencicil biaya haji yang masing-masing sekitar Rp 35 juta kurang itu "Kami ingin sebagian amal kita buat Bapak Ibu. Semoga kami menjadi lebih baik lagi," harap Royan.

Seperti jamaah haji lainnya, Royan bersaudara juga ingin beribadah dan memanjatkan doa kepada Sang Khalik. "Saya berharap menjadi haji mabrur dan doa saya dikabulkan sehingga bisa menjadi jalan terbaik Bapak," kata Royan.

Sang adik, Fajar Royan Santoso, juga punya harapan yang sama. "Saya juga ingin skripsi selesai," kata mahasiswa Universitas Diponegoro jurusan psikologi industri ini sambil tersenyum ramah. Demikian pula dengan Dwi Agustina Royani yang berharap sang Bunda Umisri diberi kesehatan dan kebahagiaan. Sumber: www.news.detik.com, Senin, 16  September 2013


PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964 
Fax : 021.3984 2985
www.arminarekaperdana.com   

Hasnah Febrina Siregar Calon Jamaah Haji Termuda Medan


Papa Udah Meninggal, Sebelum Sempat Pergi Haji Bersama. Keinginan memenuhi panggilan Allah SWT, untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Makkah bersama ayah dan ibu, hanya mimpi dan tak mungkin terwujud lagi. Hasnah Febrina Siregar (18), calon haji (Calhaj) termuda Kloter Pertama Embarkasi Medan kini hanya bisa berangkat haji bersama sang ibu, karena ayahnya telah meninggal dunia, sebelum impian yang telah dirajut sejak kelas II SMP itu terwjud.

Dari sela-sela padatnya barisan ratusan calon jamaah haji lain yang berusia jauh diatasnya, gadis bungsu tiga bersaudara itu berhasil ditemui MedanBisnis beberapa waktu lalu saat mengikuti proses pendataan prosedur keberangkatan jamaah haji sehari sebelum keberangkatan menuju tanah suci.

Kepada MedanBisnis Hasnah Febrina Siregar (18) warga Jalan Melati Raya I No. 5 Kecamatan Medan Selayang itu, menceritakan bahwa, niat untuk menunaikan ibadah haji tersebut muncul ketika mengetahui rencana kedua orangtuanya pergi ke tanah suci untuk menjalankan ibadah haji sejak 2009 lalu.

Karena menderita sakit yang cukup serius ayah Hasnah yang telah merencanakan keberangkatan haji melalui KBIH akhirnya meninggal dunia beberapa waktu lalu, sebelum mewujudkan impian mereka bersama melaksanakan ibadah haji ke tanah suci.

"Awalnya dulu rencananya pergi hajinya mau sama papa, sama mama, udah diurus waktu masih kelas 2 SMP pas tahun 2009 bang, tapi sekarang perginya berdua sama mama aja karena papa udah meninggal belum sempat pergi haji sama-sama," ungkapnya tegar.

Walau akhirnya kenyataan yang dialaminya tak sesuai dengan impian semasa SMP, namun kondisi tersebut tak membuat gadis manis yang kini tercatat sebagai siswi SMA Negeri 4 Medan tersebut kehilangan impiannya tentang masa depan, yang tak sabar akan disampaikannya melalui do'a di depan Ka'bah.

Kini hanya ada satu impian yang tersimpan dalam hatinya, bersujud menyentuh dinding Ka'bah mendo'akan orang-orang yang disayanginya dan berharap kepada Sang Pencipta agar kelak diberi kemudahan jalan mewujudkan semua cita-citanya di masa depan.

"Pingin berdo'a di Ka'bah bang, do'ain semua orang yang disayangi, berdo'a supaya sekolahnya lancar, masuk Universitas Negeri Bidang Akutansi, berdo'a supaya dimudahkan ngejar cita-citanya," harapnya. Sumber: www.medanbisnisdaily, Rabu, 11 September 2013


PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964 
Fax : 021.3984 2985
www.arminarekaperdana.com    

Menabung Sejak TK, Dea Putri Audina Calon Jamaah Haji Termuda Sumedang


Usianya baru delapan belas tahun. Tak heran jika mahasiswi kedokteran Universitas Islam Bandung itu tercatat sebagai calon haji paling muda dari Sumedang. Dialah Dea Putri Audina. Ternyata keinginan untuk berangkat naik haji sudah tercetus sejak ia berusia lima tahun, saat baru di taman-kanak-kanak. Niat naik haji itu terlaksana pada tahun 2013 ini.

"Saat saya ikut manasik haji di TK, tebersit keinginan naik haji dan keinginan itu saya sampaikan kepada orang tua," kata putri semata wayang Dicky Rubiana dan dr Anna Darmiana usai kegiatan pelepasan calon jemaah haji Sumedang di pendopo Induk Pusat Pemerintahan (IPP), Senin (16/9).

Dea mengaku tidak tahu secara pasti mengapa ingin naik haji. "Saat itu masih kecil dan ingin naik haji beneran saja, kemudian diutarakan ke orang tua setelah ikut manasik," kata Dea. Mendengar keinginan itu, kedua orang tua Dea, yang saat itu menjadi camat Jatinunggal dan dokter umum di puskesmas, kaget dan terharu. "Saya kemudian ajak dia membuka tabungan untuk naik haji itu dan meminta dia menyisihkan uang jajannya," kata dr Anna, ibunya.

Uang jajan itu ditabung dan akhirnya bisa terkumpul. "Kami mendapat rezeki dan tahun 2009 mengajak Dea untuk umrah, tapi dia menolak dan ingin langsung naik haji," kata Dicky Rubiana, ayah Dea, yang kini Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker).

Saat diajak untuk umrah itu, Dea meminta waktu satu hari untuk memberikan jawaban. Esok harinya, ternyata Dea menolak ajakan orang tuanya untuk umrah. "Saat itu saya katakan ingin langsung naik haji dan kekurangan uang tabungan untuk naik haji itu ditambah saja dari biaya untuk umrah," kata gadis berkacamata ini.

Mendengar penolakan umrah dan ingin langsung naik haji itu, kedua orangnya terkejut dan terharu. Oleh orang tuanya, Dea didaftarkan untuk naik haji dan pada tahun 2012 sempat akan dilakukan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH)."Namun saat datang ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumedang itu belum bisa dilakukan pelunasan karena usianya masih kurang dari 18 tahun," kata Anna.

Keinginan untuk naik haji itu akhirnya dipendam karena saat pelunasan itu harus 18 tahun nol bulan. Kabar gembira datang dari Kemenag mengabarkan bahwa Dea bisa melakukan pelunasan pada tahun 2013 karena usianya sudah 18 tahun.

Gadis kelahiran 3 Maret 1995 itu langsung melunasi BPIH ke bank dan akhirnya masuk rombongan calon jemaah haji asal Sumedang yang berjumlah 640 orang. "Pelunasan BPIH bagi calon haji itu dilakukan sekitar Juli lalu dan dia termasuk calon haji paling muda," kata Hasan Bisri, Humas Kantor Kemenag Sumedang, kemarin.

Setelah dipotong kuota 20 persen secara nasional kuota jemaah haji Sumedang tahun ini menjadi 640 orang dan berangkat dalam dua kelompok terbang. Gelombang pertama berangkat Rabu (18/9) pagi sebanyak 444 orang dan gelombang kedua 196 orang berangkat Selasa (1/10). Dea berangkat naik haji ditemani oleh orang tuanya, Dicky dan dr Anna Darmiana. "Kami sudah naik haji dan sekarang berangkat lagi untuk menemani anak kami," kata Dicky. Sumber: www.jabar.tribunnews, Selasa, 17 September 2013


PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964 
Fax : 021.3984 2985
www.arminarekaperdana.com    

Lidia Fitri Fakhruddin Calon Jamaah Haji Termuda Bireuen


Beritalima, Selasa, 03 September 2013 - Lidia Fitri Fakhruddin (24) warga Kecamatan Kuta Blang adalah calon jamaah haji ( calhaj ) termuda dan Tgk Muhammad Ali Birga (76 ) dari Meunasah Teungku Di Gadong Kecamatan Kota Juang merupakan calhaj tertua dari 257 Calhaj asal Kabupaten Bireuen yang berangkat 29 September 2013.

Menurut petugas Haji dari Puskesmas Gandapura Ibu Susilawati didampingi PJ Kemenang Bireuen Tgk Jamaluddin Idris kepada BeritaLima kemarin menyebutkan, tahun ini Calhaj Kabupaten Bireuen yang meliputi 17 Kecamatan

Dijelaskan, Lidia Fitri Fachruddin dari kecamatan Kuta Blang itu berangkat ke Tanah Susi Makkah bersama Kakak dan ayahandanya yang sudah mendaftar sebagai calon jamaah haji beberapa tahun yang lalu.

Sementara Lidia Fitri didampingi Susilawati, Kakaknya serta orangtuanya di sela-sela pelaksanaan bimbingan Manasik Haji menyangkut rukun dan wajib haji di Masjid Agung Bireuen mengakui selama ini ia sudah belajar bersama keluarganya menyangkut masalah rukun dan wajib haji.

"Saya selalu berdoa kepada Allah SWT agar setibanya disana sehat dan mampu melaksanakan rukun,wajib dan sunnah haji serta ibadah lainnya dengan tujuan memperoleh haji mabrur." Ungkap Lidia Fitri yang diamini ayahnya Fachruddin.

Dalam keterangannya kepada BeritaLima, ia memang sudah bercita-cita mau melaksanakan rukun Islam kelima itu sejak masih bersekolah di Madrasah dan ketika ia melihat Ka'bah ia selalu terpikir kapan ia bisa kesana.

"Alhamdulillah cita-cita saya mau melaksanakan rukun Islam ke-5 terpenuhi setelah ia bersama keluarga mendaftarkan diri beberapa tahun yang lalu." Ungkapnya.

Sementara Tgk Muhammad Ali Birga menyebutkan, Alhamdulillah saya sudah ada kemampuan untuk berangkat ke tanah suci untuk beribadah sekaligus melaksanakan kewajiban rukun Islam kelima karena sudah dianugerahi kemampuan dana oleh Allah SWT.


PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964 
Fax : 021.3984 2985
www.arminarekaperdana.com    

Kisah Mbah Slamet yang Selamat Nyasar Hingga Jeddah Tertipu Sopir Taksi


Okezone, Rabu, 02 Oktober 2013 - Jamaah Indonesia dintuntut untuk selalu waspada saat menjalankan ibadah. Jika tidak hati-hati, seperti yang dialami oleh Mbah Slamet yang tersesat hingga Jeddah. Mbah Slamet merupakn warga Labuhan Batu, Sumatera Utara. Dia terdaftar sebagai anggota kloter 15 embarkasi Medan (MES/15) yang baru tiba di Makkah pada Sabtu 28 September 2013 pukul 23.30 WAS.

Pada Minggu 29 September 2013, Mbah Slamet bersama rombongannya pergi ke Masjidil Haram untuk melaksanakan ibadah umrah. Sesampai di Masjidil Haram sekira pukul 07.30 WAS, Mbah Slamet pun melaksanakan ibadah tawaf. “Setelah berputar lima kali, saya kok kehilangan teman-teman, semuanya tidak ada. Saya memutuskan untuk meneruskan tawafnya,” kisah Mbah Slamet penuh semangat kepada petugas Media Centre Haji.

“Putaran ke enam, saya juga tidak melihat rombongan. Putaran ketujuh juga tidak saya temukan,” tutur Mbah Slamet yang akhirnya memutuskan untuk memutari Kakbah sekali lagi untuk mencari rombongan. Usaha Mbah Slamet ternyata tidak membuahkan hasil. Dia pun memutuskan untuk keluar dari arena Kakbah untuk keluar Masjidil Haram. Akibat pencarian tersebut, Mbah Slamet tidak melaksanakan Sai.

“Sekira pukul 12 siang (Waktu Arab Saudi), saya turun ke terowongan,” tutur Mbah Slamet. Diduga, terowongan yang dimaksud adalah Bab Bilal, tempat pemberhentian bus dan taksi. “Taksi, saya mau ke asrama haji,” kata Mbah Slamet. Pria kelahiran Banyumas itu memang terbilang mempunyai nyali tinggi, meski tidak di negeri sendiri. Dia bercerita kalau sopir taksi itu kemudian menawarinya ke Jeddah.

“Asrama haji itu di Jeddah? Berapa ongkosnya?” tanya Mbah Slamet yang membayangkan pemondokan tempat tidurnya semalam adalah asrama haji. Sopir taksi pun mengiyakan. Mbah Slamet kemudian meluncur ke Jeddah. Kepala Bidang Pengamanan Haji Jeddah, Kasmudi, mengatakan, Mbah Slamet diturunkan oleh sopir di Cornesy, salah satu supermarket di Jeddah. Setelah membayar ongkos taksi dan keluar mobil, Mba Slamet baru sadar jika dia tidak berada di daerah pemondokannya. Mbah Slamet merasa asing dengan daerah yang baru saja dijejakinya.

Berntung ada seorang muqimin Indonesia yang mendekatinya. Muqimin itu merasa aneh di Jeddah ada orang mengenakan pakaian ihram dan menduganya sebagai jamaah tersesat. Setelah menanyakan beberapa hal, Kasmudi tahu bahwa Mbah Slamet adalah jamaah haji Indonesia tersesat. Dia pun mengantarkan Mbah Slamet ke Kantor Urusan Haji Indonesia di Jeddah dan dipertemukan dengan Kasmudi.

Tepat pukul 15.00 WAS, Mbah Slamet diantar Kasmudi ke Sektor 2 Daerah Kerja Makkah. Kepada tim MCH Mbah Slamet berkisah tentang pengalaman yang baru saja di alaminya dengan penuh semangat, tanpa menunjukan rasa lelah, serta khawatir. “Tabah aku, tebal imanku,” kata Mbah Slamet penuh bangga, meski baru saja tersesat jalan.

“Bapakku kasih nama aku Slamet. Jadi biar diterkam Harimau pun, aku tetap Slamet,” tuturnya disambut tawa tim MCH. Mbah Slamet pun mengisahkan perihal dirinya bisa berhaji bersama anak dan menantunya. Sebagian uang dari hasil menjual 18 ekor sapi yang berjumlah Rp 120juta dan digunakannya untuk membayar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH).

Kini, mimpi yang dirangkai sejak tahun 1970-an itu menjadi nyata, Mbah Slamet bertamu di Baitullah, menjadi Dluyufur-Rahman bersama jutaan jamaah lainnya. “Karena belum sempurna ibadah umrahnya, mohon agar disampaikan kepada pembimbingnya untuk mendampingi Mbah Slamet agar menyempurnakan ibadahnya,” pesan Kasmudi sembari mengembalikan Mbah Slamet kepada Kepala Sektor 2, Abdullah bin Abdurrahim. Oleh Abdullah, Mbah Slamet di antar ke pemondokannya dan dipertemukan dengan anak, menantu, dan sahabat yang sudah menunggunya

  Pendaftaran Online Haji Plus & Umroh

PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964 
Fax : 021.3984 2985
www.arminarekaperdana.com