Tips Terhindar dari Kejahatan Di Tanah Suci

Calon Haji Diimbau Tak Berlebihan Bawa Uang Saku 
www.detiknews.com Minggu, 09/10/2011 15:27 WIB

Madinah - Qodir (66) hanya terduduk lemas. Pandangan mata calon haji dari Tasikmalaya itu kosong dan tidak mampu menjawab pertanyaan. Musibah yang menimpanya memang cukup berat, uang sakunya senilai Rp 6 juta dirampas 3 orang yang ironisnya juga berasal dari Indonesia.

Kisah Qodir dituturkan oleh ketua rombongannya, Asep Surya, Minggu (9/10/2011) di sela-sela mendampingi Qodir di-BAP di bagian pengamanan Daker Madinah, Arab Saudi. Ceritanya, pada Sabtu (8/10), Qodir terpisah dari rombongan usai salat isya di Masjid Nabawi.

Dia berjalan sendirian sembari bergumam dalam bahasa Sunda, ke mana ini ya jalannya?

Gumaman Qodir disambar oleh saudara sebangsa yang bermaksud jahat. Qodir lantas dibawa ke tempat sepi oleh 3 orang, yang berdalih akan menolong Qodir. Mereka lantas memaksa Qodir menyerahkan uang yang berada di tas selempangnya. Qodir yang terdesak, tidak bisa berbuat apa-apa.

"Pak Qodir kehilangan Rp 4 juta dan uang riyal 896 riyal atau Rp 6 juta lebih," tutur Asep.

Sejak isya hingga subuh, Qodir tidak balik ke penginapannya di Holiday Villa, dekat Masjid Nabawi. Asep sudah berusaha mencari, hingga datang petugas pengamanan haji Indonesia yang membawa Qodir. Setelah ditanya-tanya, Qodir bercerita tentang kejahatan yang menimpanya. Qodir lantas dibawa ke bagian pengamanan Daker Madinah untuk dibuatkan berita acara (BAP).

Untunglah tak semua bekal Qodir hilang. Masih ada uang di saku celananya yang tak dirampas penjahat. Selain itu ketua rombongan juga telah menarik 600 riyal darinya untuk membayar dam dan ongkos ziarah, yang sisanya akan dikembalikan.

Menyikapi kejahatan yang menimpa beberapa jamaah Indonesia, Kadaker Akhmad Jauhari mengeluarkan imbauan.
  1. Pertama, jamaah sebaiknya tidak banyak membawa uang. "Bawalah bekal secukupnya. Kalau khawatir hilang, manfaatkan safety box yang ada di hotel," kata Jauhari di ruang kerjanya, Minggu. Jamaah yang belum berangkat ke Saudi, diharap juga tidak membawa uang saku dalam jumlah besar. "Kalau banyak bawa uang, ditinggal di hotel takut hilang, dibawa ibadah takut dirampas. Jadinya tidak tenang ibadah. Daripada tidak tenang, bawalah bekal secukupnya saja," saran Jauhari. "Paling banyak bawa 50 riyal (Rp 125 ribu)," sarannya. Uang digembok di pemondokan saja. Bila uang hilang di pemondokan, besar kemungkinan akan diganti oleh korporasi pengurus haji Saudi. Kalau membawa uang banyak untuk berbelanja, harus pergi berkelompok. "Jamaah seringkali merasa bila uang menempel di badan, akan selamat. Padahal tidak selalu demikian
  2. Kedua, jamaah jangan pergi sendirian, harus berombongan 4-5 orang. "Karena korban kejahatan seringkali sedang sendirian atau yang kesasar, dan biasanya orang lanjut usia," bebernya. Jamaah yang muda juga diharap bersabar terhadap jamaah sepuh yang mungkin lambat bergerak, sehingga tidak terlepas dari rombongan. 
  3. Selalu membawa kartu hotel. Tulis juga kamarnya. "Banyak jamaah kesasar yang tidak tahu kamarnya, sehingga kami harus mengetuk satu per satu kamar bila mengantar ke hotel," ujar Hendra.
  4. Jangan mudah percaya pada orang yang menawarkan jasa seperti membayarkan dam, badal haji, atau mengantar ke hotel. 
  5. Tas bawaan jangan diselempangkan ke belakang.

Tips Kuat Fisik di Tanah Suci

Berlatihlah jalan 2.5 km setiap hari
Surya, Selasa 27 September 2011, hal 3& 4

Calon jamaah haji (CJH) harus mempersiapkan fisik dengan baik menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Salah satunya membiasakan diri latihan berjalan kaki sepanjang kurang lebih 2.5 km setiap hari. Paling hanya butuh waktu setengah jam Latihan ini akan menunjang kesiapan fisik saat mengikuti proses ibadah haji reguler selama 40 hari di Mekah dan Madinah. 

Apalagi mayoritas jemaah tidak lepas dari diabetes dan kolesterol. Hal ini semakin rentan. Rata-rata, para jemaah haji kita adalah berusia di atas 40 tahun. ini artinya, stamina mereka perlu disiapkan dengan baik. Membiasakan diri berjalan 2.5 km sehari akan sangat membantu," ujar dr Sasongko, dokter RSU Haji Sukolilo yang pernah mendapingi jemaah di Tanah Suci

Pengalaman Wakil Direktur Penunjang Medik RSU Haji saat mendampingi CJH selalu banyak ditemukan jemaah dengan kondisi sakit. Dalam satu kloter barisi 445 jemaah, satu dokter, dua perawat, dan dua panitia. Puluhan jamaah selalu jatuh sakit. Jarak pemondokan dengan masjid di Tanah Suci relative jauh. Sekitar 2 km. Jika akan melakukan ibadah selalu harus berjalan. Belum lagi saat tawaf, wukuf, atau ritual lainnya memerlukan fiisik luar biasa karena saling berebut.

Rata-rata jemaah Indonesia kalah fisik saat berebut tempat di setiap tempat ibadah di Mekah dan Madinah. Akibatnya, jemaah Indonesia selalu dalam posisi lemah secara fisik. Belum lagi suhu yang panas. Jika para jemaah tidak siap secara fisik akan berisiko.  Beberapa jemaah yang akan mendapat pengawasan itu adalah jemaah risiko tinggi sakit (diabetes, jantung koroner, hipertensi, Lumpuh). Yang terakhir ini harus selalu dalam pengawasan superketat tim medis. "Bagi yang punya kolesterol hindari makanan berminyak. Begitu juga saat di Tanah Suci , hindari makanan yang merangsang buang air," saran Sasongko 

Penyesuaian kemampuan fisik untuk melakukan aktivitas haji selama di Arab Saudi mutlak diperlukan. Dan untuk mendapatkan aktivitas yang optimal disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing, jamaah harus menyusun rencana waktu dan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. Mengenal proses perjalanan ibadah haji selama di Arab Saudi dan kondisi alam di sana sangat dianjurkan.
Selama di tanah suci, jamaah harus memilih ibadah sunah sesuai kemampuan. Jangan memaksakan diri sehingga justru keteter saat melakukan rukun haji. Jamaah boleh melakukan umrah tapi harus dipertimbangkan kemampuan fisik. Jangan sampai terlalu sering umrah tapi kondisi tubuh malah drop. Stamina harus dijaga saat menjalankan ibadah di Padang Arafah saat puncak ibadah haji berlangsung.

Kebugaran fisik bisa dipertahankan di Tanah Suci dengan mengkonsumsi cukup makan dan juga cukup istirahat. Sambil melaksanakan ibadah yang tepat baik pagi, sore atau malam. ”Jangan terlalu banyak berjalan-jalan seperti berbelanja. Jaga stamina dan kesehatan untuk menjalankan ibadah,”

Jamaah perlu menjaga kamar tidur agar tetap lapang dan tidak berdesak-desakan, baik oleh orang atau barang. Sirkulasi udara dan sinar matahari yang cukup dapat mengurangi kuman-kuman penyakit yang ada di kamar.

Jangan lupa untuk mengenali letak pos pelayanan kesehatan haji Indonesia dan juga mencatat nomor telepon yang bisa dihubungi. Sewaktu-waktu merasa membutuhkan pertolongan kesehatan, bisa langsung menuju lokasi yang tepat. Jika sakit, berobatlah ke dokter kloter yang memiliki cukup perbekalan obat untuk jamaah.
Namun sebelum keberangkatan Para jamaah tersebut, PPIH sudah memeriksa Seluruh kondisi kesehatan CJH. Jika menjelang Keberangkatan mereka dalam kondisi sakit dan perlu mendapat perawatan, hal itu harus dikoordinasikan dangan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Kantor kesehatan ini yang menentukan berangkat tidaknya jemaah. Namun kadang jemaah tetap memaksa berangkat meski ada rekomendasi menunda keberangkatan karena kondisi tak memungkinkan. Simak juga: Tips Mengatasi Cuaca Panas Saat Ibadah Haji, Tips Sehat Selama Menjalankan Ibadah Haji, Tips Mengatur Waktu Haid Bagi Jamaah Haji Wanita Usia Subur



PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/142 th 2009 & Izin Haji Plus D/80 th 2009
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Jl. Semolowaru Elok AL 2 Surabaya
Anisa: 031-7111 3345

Kantor Pusat
PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp : 021.3984 2982 , 3984 2964
Fax : 021.3984 2985

Web : www.arminautama.com

Tips Mengurus Vaksin Umrah

Anda mau umrah? Salah satu syaratnya adalah menyerahkan kartu kesehatan yang membuktikan bahwa Anda sudah disuntik vaksin meningitis. Jika tidak, anda tidak akan mendapatkan visa. 


Tapi berdasarkan aturan dari pemerintah, vaksin hanya bisa dilakukan di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Misalnya di Jawa Timur, setiap jamaah umrah dari semua kabupaten/kota di Jawa Timur harus mengurus vaksinnya di Kantor Kesehatan Pelabuhan di Jl Perak Timur 514-516 Surabaya

Imunisasi Meningitis merupakan persyaratan wajib untuk mendapatkan visa sesuai ketentuan yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi bagi semua calon jamaah haji dan umrah

Biaya bervariasi
Lalu berapa biayanya? Biaya meningitis di Surabaya bisa mencapai Rp 600.000 sudah termasuk anti Flu, bila hanya meningitis saja kisaran Rp 350.000

Waktu Vaksin
Hal yang tidak kalah penting, jangan mengurus vaksin dadakan. Dua minggu sebelum berangkat, anda sudah harus suntik vaksin tersebut. Sebab, efektif vaksin adalah dua minggu sebelum berangkat ke tanah suci. Vaksin ini tetap efektif melindungi jamaah umrah dari penularan penyakit meningitis selama 3 tahun

Meningitis ditularkan melalui cairan hidung dan tenggorokan saat batuk atau bersin dari penderita. Penyakit ini menyerang selaput otak dan bisa menimbilkan cacat hingga kematian. Khusus untuk wanita hamil, tidak dibenarkan mendapatkan vaksin maningitis

Dapat Kartu ICV

Setelah anda disuntik vaksin Anda akan mendapatkan kartu ICV (International Certificate of Vacination) sebagai syarat memperoleh visa.
Sumber: Tabloid Nurani Edisi 540 Tahun 10 Minggu ke 4 Mei 2011




Tips Mengurus Paspor Umroh


Bagi Jamaah Umrah yang belum punya paspor, biasanya tidak mau ribet. Mereka minta tolong travel untuk mengurus paspornya. Tapi jika ada waktu, lebih baik diurus sendiri. Berikut tipsnya:

Kantor imigrasi terletak di Jl. Jend. S. Parman No. 58/A Waru, Sidoarjo. Kalau dari arah Sidoarjo ada di sebelah kiri sebelum jembatan layang Waru. Kalau dari arah bundaran Waru, harus putar arah di Aloha.

Jika ingin membuat paspor ada beberapa tahapan. Berikut tahapannya:

Tahap 1: Tahap Pengumpulan Berkas
Sebelum ke imigrasi, siapkan perlengkapan, dokumen dan surat-surat sbb
  • Akte Lahir
  • Kartu Keluarga yang masih berlaku
  • Kartu Tanda Penduduk
  • Ijasah Terakhir
  • Surat Nikah (bagi yang menikah)
  • Photo 4×6 5 lembar
  • Materai 6000
  • Alat-Alat Tulis & Lem untuk mengisi formulir
Bila sudah siap, lakukan langkah berikut:
  1. Datang pagi: Agar tidak mengantri panjang dan lama, upayakan jam 8 sudah sampai. Jika bertemu calo jawab saja dengan senyuman dan ucapan terima kasih
  2. Pembelian Formulir: Langsung beli formulir pendaftaran di loket pembelian formulir. Harganya tidak sampai Rp 20.000 dapat 1 bendel formulir dan sampul buku paspor. Segera isi formulir sesuai ketentuan
  3. Penyerahan Formulir: Setelah mengisi formulir, serahkan formulir dengan melampirkan dokumen asli dan fotokopi ke loket penerimaan berkas. Tunggu sebentar sampai nama anda dipanggil. Setelah dipanggil dan berkas diperiksa (yang asli dikembalikan) dan Anda akan diberi kertas pendaftaran untuk ke tahap dua. Di kertas akan tertulis kapan anda harus kembali lagi.
Tahap 2: Tahap Pembayaran
Seusai waktu yang ditentukan, anda pun harus datang pagi-pagi. Serahkan kertas pendaftaran ke loket penerimaan berkas. Tunggu sebentar sampai dipanggil dari loket pembayaran paspor

Pembayaran untuk paspor jenis 48 sebesar Rp 255.000. Dari loket pembayaran paspor ini kita akan mendapatkan kertas bukti pembayaran yang ada nomor antrean untuk masuk ruang foto dan wawancara

Setelah mendapat nomor antrean, tunggu lagi sampai kita dipanggil petugas untuk foto, scan 10 sidik jari dan wawancara perihal berkas-berkas dan tanda tangan paspor. Tunggu proses ini karena lumayan lama. Setelah proses selesai tanyakan kepada petugas kapan paspor yang sudah jadi dapat diambil. Jangan lupa bukti pembayaran disimpan untuk pengambilan paspor di tahap 3

Tahap 3: Tahap Pengambilan Paspor
Untuk pengambilan paspor, waktunya antara pukul 14.00-16.00. Tapi tidak ada salahnya untuk datang lebih awal. Usahakan pukul 14.00 sudah ada di lokasi, 

Serahkan bukti pembayaran ke loket penerimaan berkas. Tunggu beberapa menit karena petugas sedang mempersiapkan berkas paspor yang sudah jadi

Setelah nama Anda dipanggil lalu tanda tangan di kertas bukti penerimaan. Petugas akan menyuruh untuk fotokopi paspor anda untuk digunakan arsip. Setelah menyerahkan fotokopi paspor ke petugas, paspor boleh anda bawa pulang.

 
Itulah Tahapan mengurus paspor sendiri. Memang lebih ribet, tapi tentu saja murah. Jika ditotal biayanya hanya Rp 275.000 dengan perincian Rp 200.000 untuk buku paspor 48 lembar, Rp 55.000 untuk foto biometric, Rp 15.000 untuk sidik jari, Rp 10.000 untuk map

Anda juga bisa menggunakan jasa calo atau travel namun tarif lebih mahal sekitar Rp 600,000. Namun tetap saja anda harus datang juga ke imigrasi untuk keperluan foto dan wawancara. Jadi buat apa pakai calo kalau buntut-buntutnya Anda juga harus datang ke imigrasi kan???

Sumber: Tabloid Nurani Edisi 539 Tahun 10 Minggu ke 3 Mei 2011

Sedekah Mempercepat Haji dan Umrah

Sedekah Mempercepat Haji dan Umrah
Oleh: Yusuf Mansur

Siapa orang yang mau bersedekah di jalan Allah, maka Allah akan mengganti dengan lebih banyak dari apa yang dia sedekahkan. Allah menjanjikan betul pengembalian yang berlipat-lipat. Bisa dua kali lipat, bisa sepuluh kali lipat, bisa 700 kali lipat, atau bahkan tidak terhingga.

Sedekah bisa mendatangkan ampunan Allah, menghapus dosa, menutup kesalahan dan keburukan. Sedekah bisa mendatangkan rida Allah dan sedekah bisa mendatangkan kasih sayang dan bantuan Allah. Inilah sekian fadilah sedekah yang ditawarkan Allah bagi para pelakunya.

Apa yang kita lihat dari matematika ini? 10–1= 19. Pertambahan ya, bukan pengurangan? Kenapa matematikanya begitu? Matematika pengurangan dari mana? Kok ketika dikurangi, hasilnya malah lebih besar? Kenapa bukan 10-1=9? Inilah kiranya matematika sedekah. Ketika kita memberi dari apa yang kita punya, Allah justru akan mengembalikan lebih banyak lagi.

Matematika sedekah di atas adalah matematika sederhana yang diambil dari QS al-An’am: 160, di mana Allah menjanjikan balasan 10 kali lipat bagi mereka yang mau berbuat baik. Jadi, ketika kita punya 10, lalu kita sedekahkan 1 di antara yang sepuluh itu, maka hasil akhirnya bukan 9, melainkan 19. Sebab satu yang kita keluarkan, dikembalikan Allah sepuluh kali lipat. Hasil akhir atau jumlah akhir bagi mereka yang mau bersedekah, tentu akan lebih banyak lagi bergantung kepada kehendak Allah.

Allah juga menjanjikan balasan berkali-kali lipat lebih dari sekadar sepuluh kali lipat. Dalam QS al-Baqarah: 261, Allah menjanjikan 700 kali lipat. Tinggallah kita yang kemudian membuka mata bahwa pengem¬balian Allah itu bentuknya apa? Bukalah mata hati dan kembangkan ke-husnudzan-an atau positif thinking ke Allah. Allah pasti membalas dengan balasan yang pas buat hamba-Nya.

Terbantu dengan Ilmu Sedekah
Saya senang mengetahui ilmu sedekah untuk membantu orang-orang, termasuk mereka yang belum naik haji. Tidak gampang naik haji. Termasuk mereka yang punya uang, belum tentu bisa naik haji. Ilmu sedekah bisa membongkar segala kesulitan, mempermudah segala urusan, sehingga tahu-tahu sudah ada di Mekah saja.

Kalau paham ilmu sedekah yang 10 kali lipat, pergi haji itu murah, tidak sampai Rp 50 juta. Biaya pergi haji bisa mencapai Rp 50 juta, tapi Rp 50 juta dibagi 10 saja. Kalau dibagi 10, naik haji cuma Rp 5 juta. Bisa tidak? Barang kali ada di antara jamaah yang bertanya, hari gini punya duit Rp 5 juta dari mana? Kalau tidak punya duit Rp 5 juta, ya diusahakan bagaimana caranya.

Karena tidak mesti tunai (cash), makanya dijadikan dua tahun atau 24 bulan. Satu bulan katakanlah Rp 200 ribu, dua tahun kan Rp 4,8 juta (hampir sampai Rp 5 juta). Sedekah kita tidak hilang karena kita memang kasih ke Allah. Nah, ketika dikembalikan Allah itu bukan Rp 4,8 juta, melainkan Rp 48 juta. Dengan hitungan sedekah, Allah akan membuat berangkat haji pada tahun kedua. Kalau sedekahnya Rp 5 juta, tentu be¬rangkat hajinya lebih cepat lagi.

Jangan lupa juga shalat Taubat, barengi dengan ikhtiar sempurna, shalat Hajat, shalat Taubat, shalat Dhuha. Bahkan, Allah dapat memberangkatkan haji tidak hanya satu orang, tapi lebih. Bukan hitungan dua tahun, melainkan kalau Allah berkehendak, satu tahun saja bisa berangkat.

Ustad Yusuf Mansur adalah Pengasuh Pesantren Tahfidz Daarul Qur’an
Artikel ini dimuat di buku "Spirit Sukses Haji Mabrur" yang ditulis oleh Agus Priyanto
http://www.spirithaji.com 

PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/142 th 2009 & Izin Haji Plus D/80 th 2009
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Jl. Semolowaru Elok AL 2 Surabaya
Anisa: 031-7111 3345

Kantor Pusat
PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp : 021.3984 2982 , 3984 2964
Fax : 021.3984 2985
Web : www.arminarekaperdana.com
 

Ustad Yusuf Mansur: Berangkat Haji Berkat Sedekah

Pengalaman Haji: Ustad Yusuf Mansur
Berangkat Haji Berkat Sedekah 


Subhanallah walhamdulilla, karena saya sering menyuruh orang untuk bersedekah, saya diuji bertubi-tubi.’

Pendiri Daarul Qurían Internasional School, Ustadz Yusuf Mansur, mengaku pernah lupa bahwa manusia tak boleh memastikan sesuatu yang belum terjadi. Yusuf berkisah, pada 1990 lalu, ia yakin dan telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk menunaikan ibadah haji. Namun, menjelang hari pemberangkatan ia memliliki masalah sehingga batal ke Tanah Haram. Begitu pula pada tahun 2003. Saat itu, Yusuf kembali memiliki segala persiapan untuk berangkat ke Arab Saudi. Namun karena terganjal masalah keluarga, lagi-lagi ia batal untuk menunaikan ibadah haji.

”Astaghfirullah. Saya pernah lupa sudah merasa yakin dan memastikan hal yang belum terjadi. La haula wala kuwata illah billah,” ujarnya. Tahun 2005, media massa kerap menggunakan gelar haji yang melekat pada dirinya. ”Padahal waktu itu saya belum berhaji. Alhamdulillah, itu saya anggap sebuah doa,” ujarnya. Ia pun sengaja tidak mengklarifikasi masalah itu karena gelar haji memotivasinya untuk terus memohon agar Allah mengijinkannya berhaji.

Setahun kemudian, sebuah travel terkemuka menawarkan dirinya untuk menunaikan ibadah haji secara gratis. Ia pun diamanahkan untuk menjadi pimpinan rombongan. Ia sempat menolak lantaran belum pernah menunaikan haji. Namun pihak travel terus mendesak ustadz yang pernah keranjingan balap motor ini. Akhirnya, ia pun setuju dan iklan pun dipajang untuk mengajak masyarakat berangkat haji bersamanya. Pendaftaran para calon jamaah haji pun mengalir. Antusias masyarakat yang ingin pergi bersamanya begitu tinggi.

Tapi Allah masih berkehendak lain. Menjelang pemberangkatan, pihak travel membatalkan dengan alasan jika belum berhaji tidak diizinkan memimpin rombongan. Akhirnya, pihak travel menawarkan diri nya menjadi jamaah lebih dulu, dan tahun berikutnya menjadi pemimpin rombongan. Tapi tawaran tersebut tak lagi gratis namun mendapat diskon hampir setengah harga. Pria kelahiran Jakarta, 19 Desember 1976 ini mengaku sempat menangis. Bukan karena biaya gratis yang dibatalkan. Ia khawatir merasa membohongi masyarakat dan membuat kecewa banyak calon jamaah.

Namun ia lebih sedih lantaran Allah tak jua memanggilnya untuk ke Tanah Suci. Ayah empat putra tersebut hampir saja khilaf dan memarahi pimpinan travel. Tapi ia terus bersabar dan bertawakal. Penggarap juga pemain film Kun Fa Yakuun ini sempat pesimis dirinya tak kan pernah berhaji. Yusuf sempat trauma membicarakan masalah haji, tapi kemudian bangkit lagi. Ia kemudian menyerahkan keinginan mulianya kepada Sang Khalik.

Di tengah kondisi yang kurang mengenakkan, tiba-tiba seorang sahabatnya dari luar kota datang dan hendak meminjam uang sebesar Rp 40 juta. Uang tersebut akan digunakan sahabatnya memberangkatkan saudaranya ke Tanah Suci. Karibnya itu memberi jaminan sebuah mobil tua yang kalau dijual harga tertingginya sekitar Rp 30 juta.

”Subhanallah walhamdulillah, karena saya sering menyuruh orang untuk bersedekah, saya diuji bertubi-tubi,” ujarnya. Dengan kesabaran dan keikhlasan, ia pun memberikan uang tersebut kepada kawannya. Sedangkan mobil tua itu ia biarkan saja. Yusuf sempat bertanya pada Allah tentang hikmah apa yang ada dibalik semua ujian kegagalannya berhaji. Setelah pendaftaran haji 2006 ditutup, ia pun pasrah. Tapi diluar dugaan, ia bertemu dengan seorang Habib keturunan Arab yang mengajaknya makan siang.

Di akhir pertemuannya, sang Habib menanyakan kapan berangkat haji. ”Saya cuma katakan, tidak jadi berangkat. Tidak punya uang,” ujarnya. Allah kemudian menunjukkan Kuasa-Nya. Di saat pendaftaran haji sudah tutup, ia bersama istrinya justru berangkat ke Tanah Haram. Yusuf pun semakin sadar apa yang ada dalam persepsi manusia tidak sepenuhnya benar. Ia pun semakin merasakan kehebatan sedekah yang luar biasa. ”Allah memiliki skenario terbaik,” tuturnya. c68/dokrep/desember 2008

http://www.jurnalhaji.com 
http://koran.republika.co.id 

PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/142 th 2009 & Izin Haji Plus D/80 th 2009
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Jl. Semolowaru Elok AL 2 Surabaya
Anisa: 031-7111 3345

Kantor Pusat
PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp : 021.3984 2982 , 3984 2964
Fax : 021.3984 2985
Web : www.arminarekaperdana.com
 

Tips Memilih Travel Umroh


Ketua Umum Himpunan Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah (Himpuh), Baluki Ahmad, mengatakan, calon jamaah umroh yang hendak mengajak keluarga, hendaknya mencari informasi seputar travel umroh yang berizin dan amanah

Pasalnya, banyak travel yang menjanjikan pelayanan namun kenyataannya tidak sesuai janji.

"Calon jamaah dapat meminta informasi Depag atau organisasi haji dan umroh seperti Himpuh dan Amphuri. Insya Allah travel yang terdaftar sudah amanah dan berpengalaman" Kata Baluki

Menurutnya, umroh adalah perjalanan ibadah yang memerlukan kenyamanan dan aman saat ibadah. Semua itu bisa terlayani jika calon jamaah menggunakan jasa travel yang berpengalaman.

"Saya mengharapkan jamaah mengambil travel yang pengalaman, terutama tour liburan bersama keluarga" terang Baluki

Ia mengumumkan kepada jamaah agar tidak mudah terkecoh dengan harga terlalu murah dari travel ilegal alias tidak punya izin

"Jamaah harus hati-hati, jangan hanya terpaku dengan harga murah tapi keamanan bermasalah," katanya

Ia mengingatkan seperti itu karena belum lama ini ada masalah terkait gagalnya jamaah umroh berangkat ke tanah suci tidak sesuai jadwal gara-gara soal visa. Meski begitu, bukan kesalahan penuh dari travel, namun ia menilai masalah visa itu salah satunya disebabkan ulah travel ilegal tersebut

"Pastikan travelnya punya izin. Bisa dilihat di website Depag atau bisa tanya langsung ke travel yang bersangkutan," imbuhnya

Sumber: Tabloid Nurani Edisi 536 Tahun 10 Minggu ke 5, April 2011



Legalitas Usaha PT Arminareka Perdana

Surat Keterangan Ijin Usaha Dirjen Pariwisata
TDP PT Arminareka Perdana
Surat Keterangan Domisili Perusahan
Surat Keterangan Penyelenggaran Ibadah Haji & Umroh Kementrian Agama
Surat Keterangan Akte Pendirian Perseroan Departemen Kehakiman
Surat Keterangan Terdaftar Dirjen Pajak
PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/142 th 2009 & Izin Haji Plus D/80 th 2009
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Jl. Semolowaru Elok AL 2 Surabaya
Anisa: 031-7111 3345

Kantor Pusat
PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp : 021.3984 2982 , 3984 2964
Fax : 021.3984 2985
Web : www.arminarekaperdana.com