7 Kiat Mewujudkan Niat Naik Haji


Bagi sebagian orang, naik haji merupakan hal yang sangat prestisius. Maklum, untuk bisa naik haji dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Sampai-sampai tidak sedikit orang yang rela menjual perhiasan simpanannya, hingga sawah dan ladang agar bisa mendapatkan uang untuk naik haji. Jadi, sangatlah wajar jika sebagian orang –yang memiliki keterbatasan dana-menganggap keinginan atau cita-cita naik haji seperti “pungguk merindukan bulan”. Mimpi!

Namun, jangan salah! Setiap cita-cita dan perubahan besar di dunia ini diawali dari mimpi. Wajar jika suara-suara sumbang selalu mengiringi langkah mereka yang sedang berupaya meraih mimpi. Mulai dari julukan tukang mimpi, pembual, omong besar, sampai…orang gila! Maklum, cita-cita besar memang hanya bisa dimengerti oleh si pelaku dan mereka yang memahami jalan pikiran pelakunya. Perubahan besar memang tidak bisa dipahami oleh orang biasa dan dengan cara yang biasa pula.

Ingin tahu contohnya? Bill Gates, pendiri Microsoft, pernah dicemooh ketika bercita-cita ingin setiap rumah memiliki komputer. Marconi dianggap gila ketika berusaha membuat radio tanpa kabel. Thomas Alfa Edison mendapat sebutan Si Pembual ketika ingin membuat lampu listrik dan membangun industri kelistrikan. Bahkan Rasulullah, Muhammad saw, pun dianggap gila ketika hendak merubah tatanan kehidupan jahiliyah masyarakat Arab ketika itu kepada Islam. Seiring dengan berjalannya waktu, usaha keras mereka pun membuahkan hasil!

Nah, begitu pula dengan Anda yang punya cita-cita ingin naik haji. Jangan berkecil hati! Siapa pun Anda, kaya atau miskin, tua atau muda, bos besar atau pun karyawan, semua punya peluang untuk bisa berangkat haji. Pilihannya cuma dua, merebut peluang atau membiarkan peluang Anda naik haji lewat begitu saja.
Ingat, jumlah kuota haji dibatasi. Waktu keberangkatan tergantung dari kapan saat kita mendaftarkan diri untuk pergi berhaji. Jika tidak segera mengambil keputusan, waktu berangkat haji Anda akan mundur beberapa tahun ke belakang. Kesempatan mengunjungi baitullah pun akan tertunda.

Nah, bagi Anda yang ingin merebut peluang naik haji, berikut beberapa kiat yang bisa dilakukan.


1. Berdoa
Berdoa adalah memohon atau meminta suatu yang bersifat baik kepada Allah SWT. Seperti kita ketahui, manusia memiliki keterbatasan. Ketika kita memiliki kebutuhan yang tidak sanggup diselesaikan maka kepada siapa lagi kita meminta bantuan selain kepada Allah yang Maha Kuasa. Oleh sebab itu, mari berdoa kepada Allah swt agar diberikan rezeki agar bisa membayar ongkos naik haji, diberikan kesehatan dan kemampuan fisik agar bisa melaksanakan haji dengan baik, dan diberikan kemudahan serta kelancaran selama berhaji. Tentu saja, terdapat beberapa etika agar doa ingin naik haji dikabulkan, seperti memuji Allah dan bersalawat kepada Nabi Muhammad saw sebelum berdoa, mencari waktu-waktu istimewa untuk berdoa, dan sebagainya.

“Dan Tuhanmu berfirman, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina-dina’.” (TQS. Al-Mukmin[40]: 60)

2. Perbanyak sedekah
Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rizki), dan kepadaNyalah kamu dikembalikan.” (Al-Baqarah[2]: 245).

Tidak ada orang yang menjadi miskin karena bersedekah. Tentunya, sedekah yang diberikan secara ikhlas karena Allah swt. Agar lebih efektif, hendaknya sedekah yang kita lakukan diiringi dengan doa yang kita inginkan. Yakinlah, Allah swt Maha Kaya. Allah pun telah berjanji memberikan pembayaran yang berlipat ganda, termasuk hajat kita untuk naik haji. Oleh sebab itu, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan agar sedekah haji kita diterima dan membuahkan kebaikan yang berlipat ganda. Berbicara tentang hubungan sedekah dengan naik haji, terdapat kisah menarik dari ust. Yusuf Mansur dalam artikel “Naik Haji karena Sedekah”.

3. Giat mengikuti walimatus Safar
Pada dasarnya, walimatus safar adalah jamuan yang dilakukan sebelum bepergian jauh. Dalam acara ini, pihak yang berhajat untuk melakukan perjalanan jauh meminta doa dari para hadirin agar diberikan keselamatan dan tercapai tujuannya dengan baik. Begitu pula dengan jamaah calon haji yang hendak menuju tempat yang jauh, yaitu Mekkah dan Madinah.

Nah, sangat baik jika kita bertemu dengan jamaah calon haji dan meminta mereka untuk mendoakan kita agar bisa memenuhi panggilan berhaji. Apalagi jika kita sudah mengenal mereka sebelumnya. Perlu diingat, doa dari mereka yang menunaikan ibadah haji dan umrah, insyaallah, dikabulkan oleh Allah swt. Sebagaimana yang telah tercantum dalam sebuah hadits,

Dari Abu Hurairah, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, sesungguhnya beliau bersabda: “Orang-orang yang haji dan orang-orang yang pergi ‘Umrah adalah utusan Allah, jika mereka berdo’a kepada-Nya, niscaya Ia akan mengabulkan mereka, dan jika mereka meminta ampun, niscaya Ia akan mengampuni mereka.” (HR. Ibnu Majah)

4. Banyak mendengar pengalaman berhaji
Salah satu faktor yang menyebabkan seseorang enggan naik haji di antaranya disebabkan ketidaktahuan kondisi saat melaksanakan haji. Baik ketika mengurus surat-surat di tanah air, saat keberangkatan di embarkasi, apa yang harus dilakukan saat telah tiba di tanah suci, dan sebagainya. Bagi mereka yang awam, bayangan naik haji adalah berada di antara ribuan jamaah calon haji dari seluruh dunia, di tempat yang asing, dan berada dalam iklim yang panas terik. Apa jadinya jika saya tersesat?
Tentunya, banyak hal yang harus diketahui sebelum kita menunaikan ibadah haji. Semakin tau banyak hal akan membuat niat naik haji semakin mantap. Dengan banyak mendengar kisah dan pengalaman para haji, kita akan mengetahui masalah apa saja yang biasanya dialami ketika menunaikan ibadah haji ini. Kita juga bisa mengetahui solusi apa yang dilakukan jamaah tersebut untuk mengatasi masalahnya. Dengan begitu, kita bisa membayangkan apa saja yang bisa dilakukan ketika masalah tersebut menghampiri kita.


5. Menguasai manasik haji
Manasik haji adalah tata cara menjalankan ibadah haji dan umrah. Sebagaimana ibadah lainnya, syarat diterimanya amal ibadah yaitu benar secara niat dan benar pula tata caranya. Jadi, ketika kita ingin naik haji maka kita juga perlu tahu tata cara pelaksanaan ibadah haji.

Bagaimana tata cara manasik haji? Jangan khawatir, setelah mendaftarkan diri sebagai jamaah calon haji, kita akan mendapatkan bimbingan melaksanakan manasik haji. Kegiatan bimbingan manasik haji oleh KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) biasa dilaksanakan sebelum jamaah calon haji berangkat ke tanah suci.

Lalu, bagaimana jika ingin lebih mantap sebelum mendaftarkan diri? Tenang saja, saat ini sudah banyak buku yang membahas segala macam persoalan seputar manasik haji. Bahkan dilengkapi dengan deskripsi tempat dan bangunan yang dituju. Informasi tentang manasik haji juga bisa didapatkan dari buku pedoman manasik yang dikeluarkan oleh Departemen Agama maupun Kelompok Bimbingan Haji tempat kita mendaftar.

Informasi yang begitu banyak juga bisa kita dapatkan dengan mudah lewat internet. Tidak hanya deskripsi tulisan, deskripsi pun ditayangkan dalam bentuk foto maupun video. Dengan begitu, kita menjadi lebih mudah membayangkan kondisi sebenarnya ketika berada di lapangan.

Dengan menguasai manasik haji, niat kita akan menjadi lebih kuat. Bisa dikatakan, “tinggal menunggu waktu.” Jika sewaktu-waktu kita “diberangkatkan” oleh Allah swt—lewat jalan mana pun—maka kita telah siap. Jika peluang sudah datang, kita telah siap meraihnya.

6. Membuka tabungan haji
Naik haji jelas membutuhkan biaya, yang disebut juga dengan ONH (Ongkos Naik haji). Oleh sebab itu, Anda yang ingin pergi naik haji harus menyediakan dana tersebut. Adapun salah satu cara yang logis dilakukan adalah membuka tabungan haji.

Membuka tabungan haji, merupakan sebuah langkah awal dari aksi kita untuk merealisasikan niat untuk naik haji. Dengan membuka tabungan haji, selanjutnya kita tertuntut untuk menambah isi tabungan agar dana yang dibutuhkan tercukupi. Adanya tabungan haji yang kita miliki akan memotivasi kita untuk berbuat lebih banyak agar terus menghasilkan. Sayang, jika uang yang disetorkan di awal membuka rekening tidak terus ditambah.


7. Tanamkan affirmasi
Afirmasi merupakan upaya untuk membangkitkan sugesti pribadi yang akan mempengaruhi tingkat keyakinan. Semakin yakin sesuatu akan terwujud maka semakin dekat pula impian menjadi kenyataan. Affirmasi ini juga bisa kita katakan sebagai usaha menanamkan prasangka baik dalam diri kita.

Dalam hipnosis, terdapat sebuah istilah yaitu pikiran bawah sadar. Karakter pikiran ini berbeda dengan pikiran sadar, yang menuntut logika. Pikiran sadar bisa menolak sesuatu jika bertentangan dengan logika, dengan mengaitkan fakta dengan nilai kebenaran yang diyakininya. Sementara pikiran bawah sadar menerima apa pun yang diperintahkan kepadanya, termasuk prasangka yang ditanamkan kepadanya.

Jika secara logika kondisi saat ini tidak memungkinkan kita naik haji, maka gunakan pikiran bawah sadar. Tanamkan kalimat-kalimat positif yang menghibur dan membangun motivasi. Tanamkan keyakinan dan prasangka baik bahwa niat untuk naik haji ini pasti akan terlaksana.

Perlu diingat, Dari Watsilah bin Asqa, “Berbahagialah karena sesungguhnya aku telah mendengar Rasulullah saw telah bersabda: ‘Allah berfirman: Aku tergantung prasangka hamba-Ku. Apabila ia berprasangka baik kepada-Ku, maka kebaikan baginya, dan bila berprasangka buruk maka keburukan baginya.” (HR. Ahmad dengan sanad hasan dan Ibnu Hibban dalam kitab Shahih-nya)

Nah, itulah Kiat Merealisasikan Niat Naik Haji yang bisa dilakukan. Dalam setiap hal, terutama berbicara tentang cita-cita, impian, keberuntungan dan kesuksesan, kiat-kiat di atas selalu digunakan. Adapun kiat-kiat tersebut telah terbukti memberikan kesuksesan. Ingin niat naik haji tercapai, terapkan kiat-kiat tersebut, bisa jadi malah dapat haji plus yang lebih bisa nyaman. Amien YRA. (RA)

Sumber : www.jurnalhaji.com

Ibu Een Sukaesih Sang Pengajar Yang Lumpuh Naik Haji Gratis


Tak hanya ingin bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang sudah terwujud, harapan guru yang mengalami kelumpuhan, Een Sukaesih, untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci juga dikabulkan SCTV. 'Hadiah' itu pun langsung diapresiasi SBY.

"Terima kasih SCTV," ucap SBY kepada Chairman Emtek Group Eddy Sariaatmadja, yang ikut hadir dalam pertemuan antara Een dengan Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu 5 Juni 2013.

Een yang masih kaget mendengar kabar itu sempat tak percaya dan sulit menjawab saat diminta memilih apakah ingin berangkat saat musim haji atau ingin umrah. "Kalau umrah suasananya tidak terlalu ramai seperti haji, jadi agak lega," ujar Ani memberi saran kepada Een yang berbaring di hadapan SBY.

SBY juga akan memberi jaminan kepada Een untuk memberi bantuan peningkatan mutu pendidikan anak didik di daerah Een bermukim di Sumedang, Jawa Barat. Termasuk kemudahan menapaki jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

"Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan juga hadir di sini. Jadi silakan nanti Ibu sampaikan apa-apa kesulitan yang Ibu alami biar dibantu," ujar SBY diamini Mendikbud M Nuh yang berada dekat dengan SBY.

Kepala Negara berharap, Een tetap semangat membantu pemerintah meningkatkan mutu pendidikan. "Teruslah Ibu mendidik, meski ada keterbatasan fisik," harap SBY.

Lumpuh 28 Tahun

Een adalah warga Dusun Batu Karat, Desa Cibeureum, Sumedang, Jawa Barat. Een merupakan lulusan Sekolah Pendidikan Guru dan D3 IKIP Bandung Jurusan Bimbingan dan Konseling. Dia tiba-tiba mengalami kelumpuhan, sehingga gagal menjadi guru di sekolah.

Tubuh Een lumpuh total. Hanya mata dan mulut saja yang bisa digerakkan. Kendati menderita kelumpuhan, wanita 50 tahun ini tak putus semangat mengajar anak-anak yang datang ke rumahnya. Dia membaktikan diri dengan mengajar anak-anak dari rumah. Dari atas tempat tidurnya, Een mengajar anak-anak di lingkungannya. Terhitung sudah 28 tahun.

Setiap manusia, kata Een, memiliki kekurangan dan kelebihan. Ia berharap kekurangan itu tak menjadikan seseorang lantas berkecil hati. "Kondisi boleh seperti ini, tetapi tujuan saya ingin beribadah. Saya ingin bermanfaat buat sesama. Karena sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat buat orang lain," tegas Een.

Een yang masuk dalam daftar kandidat penerima Liputan 6 Awards untuk kategori pendidikan justru mendapatkan Special Award pada Kamis 23 Mei lalu. Diserahkan secara langsung oleh Ketua Dewan Juri Jusuf Kalla. Tokoh nasional yang juga diidamkan Een untuk bersua, selain SBY. Special Award itu mengandung 3 kategori, yaitu pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, dan kemanusiaan. sumber: http://news.liputan6.com

Ayu Ting Ting Berangkatkan Orang Tua Naik Haji

http://arminarekajatim.blogspot.com/2014/06/ayu-ting-ting-berangkatkan-orang-tua.html

Dalam obralannya, artis bernama asli Ayu Rosmalina ini mengatakan, jika dirinya akan memberangkatkan orang tuanya ke tanah suci. Impiannya ini sudah lama dia inginkan dan akhirnya tercapai berkat kerja kerasnya selama ini sebagai artis.

"Alhamdulillah senang dan bersyukur. Sudah lama banget ingin berangkatin haji orang tua, syukurnya tahun ini bisa berangkat dan ini merupakan cara saya membahagiakan orang tua," ujar Ayu.

Orang tuanya berangkat naik haji ke tanah suci dengan menggunakan haji ONH plus. Menurut pengakuannya, ibunya Ummi Kultsum bisa berangkat karena menggantikan salah satu jamaah haji ONH plus yang tak jadi berangkat.

"Sebenarnya sih yang reguler, tapi kebetulan ada rejeki ONH plus ya udah sekalian aja tahun ini. Jika nunggu reguler kan lama nunggunya," tambah pelantun lagu dangdut 'Alamat Palsu' ini.

Ayu yang sudah sejak sebelum terkenal namanya di jagad hiburan tanah air, sudah menyisihkan sedikit demi sedikit honornya bernyanyi untuk membiayai orang tuanya ke Makkah. "Udah dari kecil niatnya, jadi ngumpulin uang dulu. Rumah baru dulu, baru sekarang nih kesampaiannya," papar dia.

Ibunda Ayu pun merasakan bahagia karena anaknya mau bekerja keras membantu memberangkatkan hajinya. Bahkan Ummi merasa bangga terhadap anaknya uang mau membiayai naik haji dengan uang yang diperolehnya dari hasil kerja kerasnya.

"Banggalah punya anak yang bisa berangkatin haji pakai uangnya sendiri dari hasil kerja kerasnya. Bersyukur, semoga keinginan Ayu nanti dikabulkan dalam waktu dekat, ibu doakan selalu yang terbaik bagi Ayu," terang Ummi.

Ummi tak berangkat sendirian ke tanah suci. Dia akan ditemani suaminya yang juga ayah Ayu, Abdul Rozak berangkat ke tanah suci. Abdul pun menitipkan pesan kepada Ayu agar bisa menjaga diri, dan kesehatan selama orang tuanya berada menunaikan ibadah haji.

Meskipun sekarang kehidupan Ayu sudah serba kecukupan dengan memiliki rumah baru, mobil, dan memberangkatkan kedua orang tuanya ke tanah suci, namun ada satu hal yang diinginkan Abdul dan Ummi yang sampai saat ini belum dicapai anaknya, yakni menimang cucu.

"Masih muda, Ayah ingin punya cucu. Jalanin aja hubungan Ayu dengan Enji.  Mudah-mudahan jodohnya sama Enji, rencana Allah yang menentukan semua," jelas Abdul. Terlihat wajah Ayu pun tersipu malu ketika ayahnya mengatakan itu.

Cara Agar Cepat Menaikkan Haji Kedua Orang Tua (KLIK DISINI)


PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Jl. Semolowaru Elok AL 2 Surabaya
031-7111 3345, 081 332998866
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964
Fax: 021.3984 2985
www.arminarekaperdana.com

Daftar Tunggu Haji Plus 2014 Hingga 7 Tahun


BUKAN hanya calon jemaah haji regular yang mesti menunggu lama untuk bisa berangkat ke tanah suci, jemaah haji khusus atau atau haji plus juga ternyata harus menunggu waktu yang tak sebentar. Meski membayar biaya jauh lebih mahal, calon haji khusus saat ini harus menunggu hingga tujuh tahun untuk bisa menunaikan rukun Islam kelima tersebut.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Anggito Abimanyu, Kamis (6/3/14) mengatakan, jumlah calon haji yang masuk daftar tunggu haji khusus saat ini berjumlah 89 ribu orang. "Masa tunggu jemaah haji khusus itu sama dengan masa tunggu calon haji regular di Provinsi Nusa Tenggara Timur," kata Anggito saat menghadiri peresmian Kantor DPP Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) di Jakarta.

Haji khusus adalah haji yang dikelola oleh swasta, yakni perusahaan jasa perjalanan haji dan umrah. Haji khusus ini masa tinggal di tanah suci lebih singkat dengan biaya yang jauh lebih mahal. Tahun lalu saja, biaya haji khusus ditetapkan minimal USD 8.000 atau lebih dari Rp90 juta. Bandingkan dengan biaya haji reguler yang hanya sekitar Rp30 jutaan.

Mahalnya biaya haji khusus ini membuat dana calon jemaah saat ini berjumlah sekitar USD 360 juta. Pembayaran menggunakan mata uang dolar Amerika ini membuat Kementerian Agama sedikit terbantu saat nilai tkar rupiah tak stabil.

Lamanya masa tunggu ini membuat Anggito berharap biro perjalanan haji yang tergabung dalam AMPHURI bisa memberangkatkan calon jemaah untuk berumrah lebih dulu. Dananya diambil dari optimalisasi atau nilai manfaat setoran awal haji khusus dengan catatan calon jemaah telah membayar lunas biaya haji khusus yang besarnya dalam kisaran USD 8.000 hingga USD10.000

Sementara itu, Ketua Umum AMPHURI Joko Asmoro mengatakan, dana optimalisasi dari setoran awal jemaah bisa saja dimanfaatkan untuk umrah calon jemaah. Selama ini, optimalisasi dana dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan haji khusus. Dengan begitu, dana jemaah yang tersimpan nilai manfaatnya seluruhnya akan kembali ke jemaah.

Jika calon haji khusus harus menunggu hingga tujuh tahun, maka calon haji reguler harus mengantri hingga 12 tahun. Jumlah calon jemaah yang masuk dalam daftar tunggu hingga 2 juta orang. Masa tunggu ini dipastikan akan semakin lama setelah Pemerintah Arab Saudi mengurangi kuota haji 20 persen dari semula 211 ribu per tahun menjadi 168.800 orang per tahun mulai tahun lalu. Pengurangan kuota ini diperkirakan akan berlaku hingga tiga tahun ke depan terkait perbaikan Masjidil Haram.Sumber: www.jurnas.com, Kamis, 06 Maret 2014


PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Jl. Semolowaru Elok AL 2 Surabaya
031-7111 3345, 081 332998866
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964
Fax: 021.3984 2985
www.arminarekaperdana.com

Syarat Pelunasan Haji Reguler 2014


Persyaratan yang harus dipersiapkan calon jamaah haji setelah ada penetapan jadwal pelunasan BPIH Tahun 2014 M/1435 H, sebagai berikut :
  • Bukti Setor Lunas BPIH Bank warna Merah, Kuning dan Biru
  • Photo Copy Setor Lunas BPIH Bank ( 2 lembar )
  • Photo Copy SPPH ( 2 lembar )
  • Photo Copy KTP ( 4 lembar )
  • Photo Copy KK ( 3 lembar )
  • Photo Copy Surat Keterangan Domisili ( 2 lembar )
  • Surat Ket. Pemeriksaan Sehat dari Puskesmas ( 2 lembar )
  • Paspor Asli ( bagi yang sudah memiliki )
  • Photo Copy Paspor ( 2 lembar )
  • Bagi yang belum memiliki paspor, photo copy Akta Lahir atau Ijazah Max. SLTA atau Akta Nikah (2 lembar)
  • Bagi yang belum memiliki paspor, point 2, 4, 5 dan 10 di photo copy menggunakan kertas A4
  • Photo harus sama pada saat daftar, berwarna latar belakang putih dengan Ketentuan 70% - 80 % tampak muka ukuran :                                                                  
  • 2 x 3 =   2 lbr
  • 3 x 4 = 30 lbr
  • 4 x 6 = 10 lbr
  • Daftar ulang ke Seksi Peny. Haji dan Umrah Kemenag Kota Bekasi paling lambat 3 hari setelah pelunasan dari Bank.
  • Calon jamaah haji Lunas Tunda dan Lunas Tunda Pemotongan Kuota 20 % Tahun 2013 M, setelah ada penetapan jadwal pelunasan tahun ini, segera ke Bank BPS BPIH untuk mendapatkan Bukti Setor Lunas yang terbaru. Kemudian melapor kembali ke Seksi Peny. Haji dan Umrah Kota setempat  

PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Jl. Semolowaru Elok AL 2 Surabaya
031-7111 3345, 081 332998866
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964
Fax: 021.3984 2985
www.arminarekaperdana.com

Pelunasan Haji Reguler 2014


Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Abdul Djamil dalam keterangan pers yang disampaikan hari Senin (9/6/14) menyatakan bahwa Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Reguler tahun 2014 dapat dilakukan calon jemaah tanggal 11 Juni sampai dengan 9 Juli 2014.

Pelunasan BPIH berdasarkan kepada alokasi kuota 1435H/2014H dengan ketentuan:
  • Calon jemaah belum pernah menunaikan ibadah haji, 
  • Telah berusia 18 tahun atau telah menikah, 
  • Jemaah lunas tunda tahun 2006, 2007, 2008, 2009, 2010, 2011, 2012, dan Jemaah lunas tunda pemotongan 20% tahun 2013
  • Jemaah yang sudah pernah naik haji yang akan memahrami istri, anak kandung dan atau orang tua kandung
  • Pembimbing haji yang memegang porsi dengan Alokasi kuota tahun 2014.
Jika sampai 9 Juli masih terdapat calon jemaah yang belum melunasi, dan terdapat sisa kuota, maka dilakukan perpanjangan pelunasan BPIH Reguler dari tanggal 14 hingga 17 Juli 2014.

Pedoman pengisian kuota pada tahap perpanjangan adalah sesuai ketentuan antara lain; Pemegang porsi yang masuk alokasi kuota pelunasan tahap pertama yang ditunda keberangkatannya karena yang bersangkutan pernah naik haji, pemegang porsi yang mengalami kegagalan sistem di BPS sehingga tidak dapat melunasi BPIH, pemegang porsi nomor urut berikutnya sesuai urutan.

"Apabila terdapat sisa kuota pada masa perpanjangan, maka sisa kuota dimaksud akan menjadi sisa kuota nasional. Pelunasan BPIH Reguler sisa kuota nasional dilakukan selama hari kerja tanggal 21-24 Juli 2014," sambung Dirjen PHU Abdul Djamil.

Sisa kuota nasional ditetapkan dengan ketentuan antara lain: jemaah haji lanjut usia sesuai urutan usia tertua yang ditetapkan oleh Menteri Agama, penyatuan jemaah haji suami istri yang sudah melunasi BPIH dengan nomor porsi pendamping sudah terdaftar sekurang-kurangnya pada tanggal 11 Juni 2013, penyatuan jemaah haji anak dan orang tua dengan ketentuan yang sama dengan penyatuan jemaah suami istri.

Jika sampai tanggal 24 Juli 2014 kuota haji tidak terpenuhi, maka sisa kuota haji dikembalikan ke masing-masing Provinsi dan atau Kabupaten/Kota untuk diisi sesuai dengan nomor urut porsi berikutnya sampai dengan 10 hari sebelum pemberangkatan kloter pertama yakni pada tanggal 22 Agustus 2014.

Lokasi Pelunasan BPIH

"Pembayaran pelunasan BPIH dilakukan di tempat calon jemaah membayar setoran awal bagi bank yang masih menjadi BPS BPIH," jelas Abdul Djamil. Rincian BPIH masing-masing Embarkasi (klik disini)

BPS BPIH tersebut adalah
  • Bank Syariah Mandiri
  • BRI Syariah, BNI Syariah
  • Bank Muamalat
  • Bank Mega Syariah
  • BTN Unit Usaha Syariah
  • BPD Aceh Unit Usaha Syariah
  • BPD Sumut Unit Usaha Syariah
  • BPD Nagari Unit Usaha Syariah
  • BPD Sumsel Unit Usaha Syariah
  • BPD Riau Unit Usaha Syariah
  • BPD DKI Unit Usaha Syariah
  • BPD Jateng Unit Usaha Syariah
  • BPD Jatim Unit Usaha Syariah
  • Bank Mandiri 
  • BRI
  • BNI
Sedangkan pelunasan BPIH pada bank yang sudah tidak lagi menjadi BPS BPIH dapat dilakukan pada BPS pengganti dengan perincian:
  • Bank Jabar Banten, Bank Jabar Banten Syariah, dan BPD DIY pelunasannya dilakukan di BNI Syariah.
  • Bank Bukopin pelunasannya di Bank Mega Syariah.
  • BPD Kalsel, BPD Kaltim, BPD NTB pelunasannya di Bank Syariah Mandiri.
  • BPD Sulselbar dan BPD Sultra pelunasannya di Bank Muamalat.
Jamaah Lunas Tunda

Dalam kesempatan rilis, Dirjen PHU Abdul Djamil juga memberikan penjelasan mengenai ketentuan jemaah lunas tunda dari tahun ke tahun.

Jemaah haji yang telah melunasi BPIH tahun 2006, 2007, 2008, 2009, 2010, 2011, dan 2012 masa berlaku nomor porsinya sampai dengan tahun 2014. Apabila sampai musim haji tahun 1435H/2014M tidak berangkat maka nomor porsi dibatalkan secara sistem dan BPIHnya dikembalikan ke jemaah sesuai prosedur pembatalan yang berlaku.

Jemaah haji yang telah melunasi BPIH tahun 2013, masa berlaku nomor porsinya sampai tahun 2015. Jika sampai musim haji tahun 1436H/2015M tidak berangkat maka nomor porsinya dibatalkan secara sistem dan BPIHnya akan dikembalikan ke jemaah.

Jemaah haji yang telah melunasi BPIH tahun 2014, masa berlaku nomor porsinya sampai 2016. Jika sampai musim haji tahun 1437H/2016M tidak berangkat maka nomor porsinya dibatalkan secara sistem dan BPIHnya akan dikembalikan kepada jemaah. 


PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Jl. Semolowaru Elok AL 2 Surabaya
031-7111 3345, 081 332998866
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964
Fax: 021.3984 2985
www.arminarekaperdana.com

Foto Jokowi Naik Haji Bareng Tantowi Yahya


Dugaan dan tuduhan Joko Widodo bukan beragama Islam tampaknya membuat para pendukungnya berusaha keras membuktikan ketidakbenaran itu. Salah satunya dilakukan oleh Niken Satyawati, ibu empat anak yang tinggal di Solo dan kenal sangat dekat dengan Jokowi.

Menurut dia, yang menulis lewat akunnya di Kompasiana dengan judul Akhirnya Foto Jokowi Naik Haji Tahun 2003 Ditemukan, banyak sekali orang awam terpancing dengan isu SARA itu, padahal Niken mengetahui hal itu tidak benar karena ia mengenal mantan Walikota Solo itu dan mengenal beberapa anggota keluarganya.

Akhirnya, ia bertemu dengan dr Rusmawati SpA yang selama ini adalah dokter anak yang dia percayai. Suami Bu Dokter itu, ternyata  punya foto-foto yang disimpan di hard disk, karena kakaknya ikut berangkat ke Mekkah bersama Jokowi. Setelah sempat mengalami kendala karena foto-foto tersebut tidak diketahui keberadaannya, Niken akhirnya mendapat kabar baik.

"Alhamdulillah, saya hari ini mendapat kabar gembira," tulis Niken lewat akun Kompasiana miliknya hari ini (21/5). Dia mendapat kabar dari Bu Dokter lewat status facebooknya, bahwa Bu Dokter telah menemukan foto-foto Jokowi ketika naik haji (bukan umroh). Keluarga Bu dokter mengobok-obok dokumentasi foto mereka dan akhirnya menemukan foto dimana tampak Jokowi sedang turut dalam rombongan haji. Salah satu diantara rombongan itu adalah Tantowi Yahya (paling kanan dalam foto), anggota DPR dari Partai Golkar. Ada pun Jokowi berada paling kiri sedangkan kakak ipar Bu Dokter kedua dari kanan.

Bagi Niken, penemuan foto ini sangat penting karena sebelumnya ada blogger yang mengunggah foto Jokowi ketika mengikuti umroh tahun 2012 pada postingan tentang naik haji. Foto itu kembali dibully oleh para pegiat dunia maya, karena dianggap berbohong. Foto umrah disamakan dengan foto haji. "Sedih," tulis Niken.

Dengan ditemukannya foto ini, Niken berharap kontroversi soal agama Jokowi dan gelar H di depan namanya yang selama ini difitnah sebagai Heribertus (nama baptis), dapat berakhir.