Kapan Waktu Yang Paling Tepat Untuk Umroh


Ingin pergi Umrah ?. Hampir setiap muslim ingin pergi melaksanakan Umrah. Kemudahan transportasi dan akomodasi serta semakin banyaknya Biro Penyelenggara Umrah yang siap melayani umat muslim yang ingin berangkat Umrah membuat ibadah Umrah jadi semakin mudah dilaksanakan. Namun sebelum memutuskan untuk beribadah Umrah ada baiknya mengetahui kapan waktu yang paling tepat dan nyaman untuk melaksanakan ibadah Umrah.

Pelaksanaan ibadah Umrah hanya dapat dilaksanakan di kota Makkah Al Mukaramah saja, tepatnya di Masjidil Haram. Semua umat muslim dari seluruh penjuru dunia akan menuju ke Masjidil Haram untuk melaksanakan ibadah Umrah. Pada waktu-waktu tertentu kota Makkah dan Madinah akan dibanjiri jutaan jamaah dari berbagai belahan dunia. Kalender Islam, Cuaca dan Musim Liburan adalah faktor-faktor yang saling berkaitan mempengaruhi musim pelaksanaan ibadah Umrah.

Musim Umrah biasanya dimulai pada pertengahan bulan Rabiul Awal. Ini adalah bulan ketiga dalam kalender Islam/Hijriah. Namun biasanya kesiapan proses Visa oleh Kedutaan Saudi cenderung mundur kurang lebih 10-15 hari. Jadi biasanya musim Umrah akan dimulai pada minggu-minggu akhir bulan Rabiul Awal. Musim Umrah akan berakhir bertepatan dengan berakhirnya bulan Ramadhan, bulan ke sembilan dalam kalender Islam. Jadi musim Umrah berlangsung kurang lebih 6 bulan lamanya.

Untuk tahun ini musim Umrah sudah dimulai di pertengahan bulan Februari 2012. Biasanya Umrah di awal musim ini penuh dengan jamaah yang ingin berangkat ber-Umrah. Bisa dibilang hampir selama enam bulan jamaah sudah menunggu dibukanya kembali musim Umrah. Umrah awal musim ini juga sangat disukai jamaah karena cuaca di kota Makkah dan Madinah yang masih bersahabat. Cuaca saat itu di kota Makkah relatif sejuk. Suhu udara berkisar antara 20-25 derajat Celcius. Di kota Madinah cenderung sedikit lebih dingin, tapi tidak sampai menggangu kesehatan, boleh dibilang hampir menyerupai hawa kota Bandung di malam hari.
  
Selain itu bulan Rabiul Awal juga bertepatan dengan bulan kelahiran Rasulullah Muhammad SAW, sehingga banyak jamaah yang ingin sekalian merayakan dan berziarah ke maqam Rasul di Masjid Nabawi Madinah. Adapun kepadatan jamaah di kedua kota suci umat Islam, Makkah Al Mukaramah dan Madinah Al Munawarah saat itu relatif padat dan akan berangsur-angsur berkurang hingga bulan Jumadil Tsani/Akhir atau bertepatan dengan bulan Mei. Pada bulan inilah kepadatan jamaah mencapai titik terendah dalam musim Umrah. Jamaah biasanya akan menunggu bulan Rajab yang dianggap termasuk bulan baik untuk ber-Umrah, juga akibat dari pengaruh kalender pendidikan dimana pada bulan itu pelajar di banyak negara sedang berkutat dengan ujian semester.

Pada bulan Rajab dan Syaban yang bertepatan dengan bulan Juni dan Juli tingkat kepadatan jamaah akan terus naik terutama di akhir bulan Juni dan awal bulan Juli, yang bertepatan dengan musim liburan anak sekolah dan juga liburan musim panas di negara-negara Jazirah Arab. Meskipun cuaca akan menjadi sangat panas dan kering, suhu udara akan berada di kisaran 40-45 derajat Celcius dan akan terus meningkat menjadi sangat panas dan mencapai puncaknya di bulan Agustus dimana suhu udara bisa mencapai 55 derajat Celcius, tetap tidak akan menyurutkan keinginan umat muslim dunia untuk ber-Umrah. Kepadatan jamaah tinggi baik di Masjidil Haram maupun di Masjid Nabawi. Jamaah akan sering bersinggungan bahu. Tingkat hunian hotel juga tinggi. Hampir semua hotel penuh. Hal ini memicu naiknya harga-harga barang dan jasa. Oleh karenanya biasanya biaya Umrah di bulan-bulan ini relatif lebih mahal dibanding dengan bulan-bulan sebelumnya.

Umrah Ramadhan

Musim Umrah akan mencapai puncaknya di bulan Ramadhan, terutama di 10 hari terakhir.  Kota Makkah dan Madinah menjadi sangat padat. Meskipun tahun ini musim Ramadhan akan jatuh di puncak musim panas, tapi tidak akan menyurutkan jamaah untuk ber-Umrah. Nikmat dan ganjaran pahala ber-Umrah di bulan Ramadhan yang setara dengan ber-Haji , di tambah pahala malam Lailatul Qadr yang setara dengan sepuluh ribu bulan serta suasana puasa dan tarawih di kedua Masjidil Haram menjadi magnet paling kuat mengalahkan sengatan musim panas di Saudi Arabia. Kepadatan jamaah di kedua Masjidil Haram sangat padat, , jamaah berdesak-desakan di beberapa lokasi di dalam masjid. Harga akomodasi dan transportasi melonjak sampai sepuluh kali lipat yang berakibat biaya ber-Umrah pada bulan Ramadhan menjadi sangat tinggi. Tidak disarankan mengajak anak-anak ber-Umrah pada musim ini.

Musim Umrah akan berakhir bersamaan dengan berakhirnya bulan Ramadhan. Visa Umrah sudah tidak akan diterbitkan lagi sampai dengan musim Umrah berikutnya. Pemerintah Saudi Arabia berkonsentrasi kepada persiapan pelaksanaan ibadah Haji. Hanya sedikit jamaah yang bisa mendapatkan visa selain visa Umrah yang memang sudah tidak terbit, dan berkesempatan untuk ber-Umrah pada bulan-bulan setelah Ramadhan dimana suasana baik di Makkah maupun Madinah sepi dan lengang.
Nah jadi kapan paling enak untuk ber-Umrah ? Tentunya sangat bergantung pada situasi dan kondisi masing-masing jamaah.

Sumber: www.beritaterkinionline.com


PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964

Berniat Umrah Tapi Gaji Minim, Bisakah??


“Sesungguhnya Allah SWT tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri “(QS. Ar Rad: 11).

Tanya: Halo, Saya Syintia. Saya fresh graduate baru diterima kerja sekira tiga bulan lalu. Gaji saya masih minim Rp 2, 5 juta, tetapi ingin pergi umrah. Bisakah? Pengeluaran saya dalam satu bulan relatif terkendali, sebab saya masih single. Saya hanya menghabiskan Rp 750 ribu saja. Jadi saya bisa menabung Rp1, 75 juta.

Apa yang perlu saya lakukan dengan keuangan saya. Berapa yang harus saya tabung, dan kira-kira saya bisa berangkat berapa tahun lagi? Kemudian, sebaiknya saya menabung di deposito atau paket umrah yang ada di bank? Bank swasta atau negeri bagusnya? Terima kasih.

Oleh: Syintia Jakarta

Jawab: Dear Mba Syintia, Senang mendengar bahwa meskipun masih di usia muda namun mbak Syintia memiliki keinginan yang kuat untuk menunaikan ibadah umrah. Untuk menunaikan ibadah umrah, saat ini beberapa biro perjalanan memberlakukan tarif dalam kisaran USD $ 1.950- USD $ 2.400 atau bila dihitung dalam kurs rupiah saat ini berkisar Rp 19 juta - Rp 24 juta.

Harga ini bisa berubah juga tergantung waktu keberangkatan, semisal pada bulan Ramadan ataupun pada masa liburan sekolah yang akan membuat harga menjadi lebih mahal. Bila memang semua kebutuhan sehari-hari sudah terpenuhi, maka sisa uang penghasilan yang ada bisa ditabung untuk biaya umrah yang mbak Syintia inginkan.

Namun saya juga menyarankan agar mbak Syintia menyiapkan sebuah tabungan lagi sebagai dana darurat, sehingga apabila terjadi sesuatu maka tidak perlu mengambil dari dana untuk umrah. Sebagai gambaran, bisa saja mbak Syintia mengalokasikan Rp 1 juta untuk ditabung sebagai dana umrah, dan sisanya sebagai dana darurat.

Dengan cara seperti ini, bila melihat biaya umrah yang disebutkan di awal, maka perkiraan Mbak Syintia sekira 15 bulan lagi dapat berangkat umrah. Jangan lupa biaya tersebut baru untuk biaya perjalanannya saja, karena ketika berangkat ke sana kita juga perlu menyiapkan uang saku selama berada di tanah suci.

Karena uang yang akan ditabung dibayarkan tiap bulannya, maka menurut saya akan lebih cocok bila membuka satu account di bank yang dananya tidak boleh diutak-atik. Tiap bulan Mbak Syintia akan membayarkan sejumlah uang ke account tersebut sampai cukup untuk membayar biaya umrah.

Yang penting adalah kita harus disiplin dalam menabungnya baik berupa jumlah maupun waktunya, serta jangan 'menyentuh' tabungan tersebut sebelum waktunya.

Cara menabung ini dilakukan karena setahu saya bank tidak memiliki tabungan umroh, tetapi yang ada adalah tabungan haji dengan prinsip kerja yang sama. Baik bank swasta maupun negeri sama saja, karena suku bunganya tidak jauh berbeda.

Sebagai alternatif menabung yang dapat dilakukan adalah menabung dalam bentuk emas. Hal ini dilakukan untuk melindungi nilai uang kita, karena bisa jadi dalam tempo 15 bulan kedepan biaya umroh merangkak naik dari biaya yang kita asumsikan saat ini.

Jadi setiap kali uangnya mencukupi, belikan emas. Bisa yang dalam bentuk satu gram ataupun lima gram. Biasanya untuk emas yang bentuk lima gram, harga per gramnya akan lebih murah dari yang satu gram. Terus saja lakukan seperti itu, sampai pada waktunya dirasa sudah mencukupi maka emas tersebut lalu dijual untuk biaya umrah.

Atau ada alternatif lain lagi, yaitu dengan menjadi ‘member’ dari salah satu biro perjalanan umrah tersebut. Berdasarkan pengalaman saya, ada biro perjalanan umrah yang menerapkan sistem member bagi yang hendak berangkat umrah tetapi dananya masih terbatas. Caranya adalah kita melakukan 'member get member' untuk biro perjalanan tersebut. Jadi semisal kita bisa mendapatkan 10 orang lainnya yang hendak berangkat umrah, maka kita bisa berangkat.

Cara seperti ini selain menghemat waktu karena keberangkatan kita menjadi lebih cepat, juga akan menghemat biaya karena kita dengan membayar biaya yang tidak full namun tetap bisa berangkat. Coba saja Mbak Syintia melakukan 'window shopping' ke beberapa biro perjalanan umrah dan menanyakan ada tidaknya program seperti ini. Selamat merencanakan ibadah umrah Anda. Sumber: www.economy.okezone.com.



Diasuh oleh:
Andy Nugroho, CFP, Financial Planner
MRE Financial & Business Advisory
www.financeku.com
Dare To Dream Indonesia
@mreindonesia      
(//ade)





PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964  

Umrah Atau Haji Lebih Dulu?


“Mana lebih penting umrah dulu atau haji?” Pertanyaan ini terlontar dari salah satu calon jamaah haji asal Depok, Jawa Barat, saat mengikuti manasik haji. Ia menanyakan hal itu karena di Indonesia saat ini banyak umat Muslim yang melaksanakan umrah terlebih dulu sebelum berhaji.

Menurut Ketua Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (FKKBIH), Qasim Shaleh, yang harus diprioritaskan oleh umat Muslim adalah berhaji. Mengapa? Karena sesuai dengan Alquran surat Ali Imran ayat 97 disebutkan bahwa mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.

Dari firman tersebut diketahui bahwa haji merupakan kewajiban bagi orang Muslim yang tergolong mampu secara fisik, ekonomi, dan psikis. “Jadi, sesuai yang tertera dalam firman Allah SWT tersebut, haji merupakan hal yang wajib dan harus menjadi prioritas untuk dilaksanakan dibandingkan umrah,” ujarnya  kepada Republika, pekan lalu.

Namun, pada kondisi seperti sekarang, di mana daftar tunggu (waiting list) jamaah haji cukup panjang, hingga 12 tahun ke depan, maka tidak masalah jika umat Muslim lebih memilih melaksanakan umrah terlebih dahulu. “Tujuannya agar tidak terjadi kegamangan,” ujarnya.

Data Kementerian Agama menyebutkan bahwa jumlah calhaj regular yang masuk daftar tunggu sudah mencapai 2 juta orang. Jika kuota haji regular Indonesia sebanyak 190 ribu jiwa per tahun, maka daftar tunggu ini baru akan terpenuhi paling cepat 10 tahun ke depan. Bahkan di sejumlah daerah seperti Jawa Timur ada daftar tunggu yang sudah mencapai 2026. Silahkan cek web Kemenag disini.

Dengan melaksanakan umrah terlebih dahulu, jamaah bakal bisa memiliki gambaran tentang kondisi lapangan ketika  berada di Tanah Suci. “Biasanya yang melaksanakan umrah ini adalah umat Muslim yang tingkat ekonominya lebih mampu,” ujarnya.

Apalagi jika calon jamaah yang masih menunggu sampai sepuluh tahun itu takut jika usianya berakhir sebelum berhaji. Maka, lanjut dia, tidak jadi masalah jika sebagian di antara mereka memilih umrah terlebih dahulu. “Tapi, daripada tidak sama sekali, lebih baik umrah dulu,” tambahnya. Walaupun begitu, Qasim menegaskan haji tetap menjadi prioritas utama. Sumber: www.republika.com



PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964 
Fax : 021.3984 2985
www.arminarekaperdana.com     

Dian Rizki Jamaah Haji Termuda 2013


Sebanyak 471 calon jamaah haji asal kabupaten deli serdang Sumatera Utara berangkat ke tanah suci. Dalam rombongan calon jamaah haji, ada jamaah termuda bernama Dian Rizki Aulia Binti Irfan Lubis 21 Tahun. Warga lubuk pakam diberangkatkan haji oleh orang tuanya. meskipun berangkat tanpa kawalan orang tuanya, Dian Rizky Aulia nampak Senang karena bisa menunaikan haji di usia muda. Semoga menjadi haji Mabrur. Aamiin. Sumber: www.metrotvnews.com, Selasa, 17 September 2013

AULIANUR CALON JAMAAH HAJI TERMUDA DARI ACEH

Aulianur Rachman Bin H M Nurdin merupakan calon jamaah haji termuda asal Aceh yang berangkat pada musim haji 1434 Hijriah, kata Humas Panitia Pembantu Penyelenggara Ibadah Haji (PPPIH) Embarkasi Banda Aceh Akhyar, Rabu.

"Calon jamaah haji asal Aceh paling muda berumur 18 tahun dari Kota Lhokseumawe," katanya di Banda Aceh. Ia mengatakan calon haji termuda dengan nomor manifes 161 tersebut akan berangkat ke Tanah Suci Mekkah melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar sekitar pukul 08.40 WIB, Kamis.

Disebutkannya, total calon haji yang angkat berangkat berjumlah 438 orang termasuk dua orang mutasi masuk dan empat orang dari total 440 CJH ditunda berangkat karena sakit.bSementara itu, Aulianur Rachman calon haji termuda asal provinsi ujung paling barat Indonesia itu mengaku sangat senang akan kesempatan bisa melaksanakan ibadah haji pada usia muda.

"Alhamdulillah saya bisa berangkat ke Tanah Suci bersama keluarga untuk melaksanakan ibadah haji pada musim haji 2013," katanya sebelum bertolak dari Aceh ke Arab Saudi. Dijelaskannya, ia merupakan calon jamaah haji asal Kota Lhokseumawe yang tergabung dalam kelompok terbang empat Embarkasi Banda Aceh. Ia berkeinginan besar agar bisa melaksanakan berbagai ibadah haji dengan sempurna saat berada di Tanah Suci.

"Saya ingin mendoakan agar terus bisa beribadah dengan baik sekembali ke Tanah Air dan untuk kedua orang tua," katanya dengan nada haru. Aulianur merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam Banda Aceh semester awal yang ikut melaksanakan rukun Islam ke lima bersama orang tua dan 3.147 orang calon jamaah yang berangkat dari Tanoh Rencong tersebut . Sumber: www.infohaji.antaranews.com, Rabu, 02 Oktober 2013

ANGSUR ONH SEJAK USIA 12 TAHUN, MOHAMAD MUSEYYIN CALON JAMAAH HAJI TERMUDA DARI JEMBER

Calon haji paling muda asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, tahun ini tercatat berusia 21 tahun. Menurut Rosadi Badar, Kepala Kantor Kementerian Agama Jember, calon haji termuda itu bernama Mohamad Museyyin bin Mohammad Ali.

Dia berasal dari Dusun Tegal Batu, Desa Suko Jember, Kecamatan Jelbuk. "Dia mengangsur ONH (ongkos naik haji)  sejak umur 12 tahun. Pekerjaannya petani. Ia pergi haji bersama orang tuanya," kata Rosadi di sela rapat persiapan pemberangkatan haji, Jumat siang, 4 Oktober 2013.

Sedangkan calon haji paling tua, kata Rosadi, adalah Ny Markana binti Mattawi, asal Dusun Darungan, Desa Karanghardjo, Kecamatan Silo. Ny Markana tercatat lahir pada 2 Juni 1923. "Sampai saat pemeriksaan terakhir ini, kondisi kesehatannya baik," kata dia.

Kepala Seksi Haji Kantor Kementerian Agama Jember, Muhammad Muslich, menambahkan dari 2.095 calon haji asal Jember tahun ini, sebanyak 659 orang berusia antara 40-49 tahun atau 31 persen,  617 orang berusia 50-59 tahun (29 persen), 309 orang berumur 30 - 39 tahun (16 persen),  301 orang berumur 60 - 69 tahun dan 114 orang antara 20-29 tahun. "Empat persen atau 92 orang calon haji berusia di atas 70 tahun," kata dia.

Muslich menambahkan, pekerjaan calon haji terbanyak  adalah petani, yakni 837 orang atau 40 persen. Setelah itu, kata dia, 24 persen atau 502 pegawai swasta dan 293 orang  ibu rumah tangga. Adapun pegawai negeri sipil jumlahnya hanya 178 orang atau 8,5 persen. "Sisanya pedagang, pelajar pensiunan, pegawai BUMN dan TNI/Polri," kata dia.

Menurut Muslich, calon haji asal Jember tahun ini sebenarnya ada 2.092 orang, ditambah tiga orang Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Jemaah haji Jember diberangkatkan dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni 59, 60, 61, 62 dan kloter 63. "Akan diberangkatkan mulai Minggu besok lusa menuju asrama haji di Surabaya," katanya. Sumber: www.tempo.co, Jum'at, 4 Oktober 2013

KEVIN NARADIAN CALON JAMAAH HAJI TERMUDA PALEMBANG

Kevin Naradian (18) pelajar kelas III IPA SMA Negeri 4 Baturaja menjadi calon jemaah haji (CJH) termuda di kloter 1 embarkasi Palembang. Bersama Papanya Yulizar Yacob, Mamanya Rahmawaty dan kakak perempuannya Karina Natasha. Kevin dan keluarganya tiba di Asrama Haji dengan wajah sumringah.

"Deg-degan juga nih, apalagi rata-rata jamaah lainnya sudah usia lanjut semua," ujar Kevin yang menggunakan kawat gigi ini. Dikatakan Kevin kalau keinginannya naik haji muncul saat kedua orangtuanya ingin mendaftar haji pada 2009 silam, padahal saat itu Kevin masih duduk dibangku kelas 2 SMP. "Aku nggak nyangka juga bisa diajak Papa dan Mama ikut berangkat haji, sungguh anugerah yang bener-bener indah," ucapnya.

Meskipun sedikit tegang, Kevin tetap semangat membantu Papanya yang membagikan gelang kepada jamaah lainnya. "Kebetulan Papa jadi ketua regu di rombongan VI," ujar Kevin yang mendaftar dari KBIH Kabah Palembang ini. Alhamdulilah selama ikut manasik lebih kurang sudah mengetahui rangkaian ibadah haji, dan juga Kevin sering searching di internet untuk menambah pengetahuannya mengenai haji.

Papa Kevin bekerja di Dinas PU OKU dan mamanya seorang ibu rumah tangga. "Mudah-mudahan nanti bisa mengikuti semua rangkaian ibadah haji dengan baik," tutur Kevin yang membawa misi doanya dan doa teman-teman sekolahnya agar lulus 100 persen pada Ujian Nasional tahun depan.

Kevin yang bercita-cita ingin jadi pengacara ternama ini harus izin sekolah selama lebih kurang 40 hari. "Teman-teman sekolah, guru-guru turut mendoakan juga, mudah-mudahan kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur," harap Kevin. Sumber: www.sumsel.tribunnews.com, Selasa, 17 September 2013

PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964 
Fax : 021.3984 2985
www.arminarekaperdana.com   

Kisah Penjual Koran Pergi Haji, Berhasil Kuliahkan 3 Anak


Mereka yang beruntung bisa berangkat haji, ternyata bukan dari kalangan berduit saja. Tetapi juga mereka yang hidup dengan kondisi pas-pasan. Seperti yang dialami Mohamad Anwar, penjual koran di Jombang, Jawa Timur.

Setelah bekerja keras dan menabung selama bertahun-tahun, Anwar akhirnya bisa berangkat haji pada 16 September 2013. Seperti apa perjuangan warga Desa Glagahan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang ini?

Setiap pagi, dia selalu mengambil dan mengemas koran-koran yang datang untuk diantar ke para pelanggannya. Setelah siap, dengan menggunakan sepeda motor kreditan yang masih belum lunas, Anwar langsung tancap gas keliling dari satu desa ke desa lainnya.

Namun tak ada yang menyangka, jika dengan kerja kerasnya itu, pria tamatan Sekolah Dasar (SD) ini bisa menyekolahkan tiga anaknya hingga lulus sampai perguruan tinggi.
Meski pekerjaaan yang dimiliki hanya menjual koran, Anwar merasa bahagia. Karena, tiga puteranya kini telah bergelar sarjana pendidikan (spd) dan semuanya telah bekerja sebagai pengajar disejumlah sekolah.
  
Kisah anwar bisa naik haji, bermula pada saat dia keliling mengantar koran pada tahun 2008. Saat melaju dengan menggunakan sepeda motor, dia terhenti oleh kerumunan warga. Ternyata, kerumunan orang di tengah jalan itu tengah mendoakan tetangganya yang hendak berangkat haji.

Saat itu, dengan mata berkaca-kaca Anwar ikut mengangkat tangan mengamini doa terhadap warga yang hendak berangkat haji tersebut. Sambil berharap, kelak juga bisa berangkat haji. 


Atas saran dari salah seorang pengurus haji di Kabupaten Jombang, Anwar nekat menjual sepeda motor bututnya seharga Rp3,5 juta, dan menggunakan uang tersebut untuk mendaftarkan diri berangkat haji. Lalu, setiap bulan dia membayar kekurangannya dengan cara mengangsur.

Meski harus sering kena denda, karena telat membayar angsuran di bank. Dengan berhutang ke sana kemari atau gali lobang tutup lobang, lima tahun kemudian Anwar akhirnya bisa melunasi seluruh biaya tersebut hingga tahun ini dia dipastikan akan dapat berangkat haji.

Jika tidak ada halangan, bersama dengan 800 jamaah calon haji asal Kabupaten Jombang, pada 16 September 2013, Anwar akan segera bertolak ke tanah suci. Semoga menjadi haji yang mabrur. Aamiin.
Sumber: www.sindonews.com, Jum'at, 13 September 2013


PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964
Fax: 021.3984 2985  

Atha Thariq Bastari Pendaftar Haji Termuda Kota Pariaman


Pariaman_Humas, Sepanjang tahun 2012, sebanyak 304 orang telah mendaftar menjadi Jemaah Calon haji di siskoha Kemenag Kota Pariaman, angka ini meningkat dari pendaftar di tahun sebelumnya yang berjumlah 294 tahun, dari jumlah tersebut, tercatat nama Atha Thariq Bastari sebagai pendaftar termuda yang baru berumur 7 tahun.

Ayah Thariq, Ut Hidayat Bastari menuturkan, “sengaja kita daftarkan dari dini anak kami ini, karena mengingkat waitinglist JCH Kota Pariaman hingga Tahun 2024, sehingga dapat diprediksi, anak kami ketika berangkat nantinya telah berumur 19 Tahun, usianya sudah matang dan cukup untuk menunaikan ibadah haji” tutur sang ayah ketika mendaftar ia dan keluarganya di siskohaj Kemenag Kota Pariaman

Menurut Kasi Urais dan Penyelenggara Haji Kemenag Kota Pariaman, Drs. firtrison Effendi,”jauhnya Waiting linst JCH yang hingga 2024, menyebabkan banyak Pendaftar Haji di Kota Pariaman dari kalangan usia Muda, namun kami sangat mengapresisi orang tua Thariq yang telah memikirkan masa depan agama anaknya dengan mendaftarkan haji sejak dini, semoga keinginan Thariq dan orang tuanya berangkat ke tanah suci dan menunaikan ibdah Haji bersama dapat terwujud”, harapan pak kasi itu. Sumber :  www. sumbar.kemenag.go.id, Jumat, 28 Desember 2012


PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964 
Fax : 021.3984 2985
www.arminarekaperdana.com    

Daftar Tunggu Haji Tembus 2,8 Juta Jamaah & Dana Haji Sudah Lebih Dari Rp 50 Triliun


Dana haji yang terkumpul melalui setoran awal calon jamaah terus menggelembung. Perkiraan saat ini dana yang terkumpul lebih dari Rp 50 triliun. Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Itjen Kemenag) ikut turun mengawasi penggunaan uang masyarakat itu.

Irjen Kemenag M. Jasin menuturkan pengelolaan penggunaan dana haji harus terjamin akuntabilitas dan transparansinya. "Apalagi saat ini Kemenag menjelankan reformasi birokrasi," katanya saat dihubungi kemarin. Dia mengatakan jumlah dana haji terus menggelembung, karena tren pendaftar baru semakin meningkat.

"Perkiraan saya jumlahnya sudah lebih dari Rp 50 triliun," ujar mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu. Dana itu perlu diawasi, karena penggunaannya setiap tahun hanya sedikit. Diperkirakan dana yang terpakai untuk membayai penyelenggaraan haji setiap tahunnya sekitar Rp 3 triliun saja. Dengan kondisi ini, perputaran antara uang masuk dengan keluar sangat tidak sebanding. Sehingga jika tidak diawasi, bisa menimbulkan potensi penyimpangan pengelolaan dana haji.

Jasin menyambut baik rencana tim Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag yang membuat sistem transparansi pengelolaan dana haji melalui virtual account. Melalui sistem ini, masing-masing calon jamaah haji dapat mengetahui simpanan pokok mereka beserta bunganya selama mengendap hingga pemberangkatan.

Dia juga meminta seluruh elemen masyarakat ikut mengawasi penggunaan dana haji. Jasin memiliki prinsip, semakin banyak pihak yang menyoroti atau mengawasi pengelolaan dana haji ini maka potensi penyimpangannya semakin kecil.

Data terkini di Sistem Komputerisasi Haji Terpadi (Siskohat) Kemenag menyebutkan saat ini ada 2.288.189 calon jamaah haji reguler yang sudah membayar uang muka berhaji. Dengan rencana pemberangkatan jamaah haji reguler tahun sejumlah 155.200, berarti saat ini ada 2.732.989 calon jamaah masuk daftar tunggu atau waiting list.

Selain urusan anggaran atau dana haji ini, Jasin juga mempersiapkan tim untuk melakukan pengecekan layanan haji 2013. Tim ini akan langsung diturunkan ke Arab Saudi mendampingi jamaah. Diantara yang bakal dilakukan pemantauan adalah urusan katering, transportasi, pemondokan, dan seluruh layanan di Armina (Arafah dan Mina). Dia berharap tim teknis pelayanan haji bisa mempertahankan kualitas memuaskan seperti tahun lalu. (wan). Sumber: JPNN, Senin, 26 Agustus 2013



PT ARMINAREKA PERDANA SURABAYA
Penyelenggara Perjalanan Umroh & Haji Plus sejak 1990
Izin Umroh D/146 th 2012 & Izin Haji Plus D/230 th 2012
Kantor Perwakilan Surabaya - Jawa Timur
Divisi Marketing Lima Utama Sukses
Konsorsium Juanda Surabaya
Jl. Semolowaru Elok AL 2
031-7111 3345
www.arminarekajatim.blogspot.com

KANTOR PUSAT PT ARMINAREKA PERDANA
Gedung Menara Salemba Lt.V
Jl.Salemba Raya No.05 Jakarta Pusat 10440
Telp: 021.3984 2982, 3984 2964
Fax: 021.3984 2985 
www.arminarekaperdana.com